Bacaan Doa Kamilin Usai Tarawih: Lafaz Arab, Latin, dan Terjemahannya
Admin
Penulis
Jakarta, MUI Digital — Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah yang hanya ada pada bulan suci Ramadan ini memiliki banyak keutamaan, sehingga sangat disayangkan jika ditinggalkan begitu saja.
Pada umumnya, shalat Tarawih dilaksanakan setelah shalat Isya, baik dilakukan secara berjamaah maupun sendirian.
Dalam mazhab Syafi’i, jumlah rakaat shalat Tarawih adalah 20 rakaat. Di antara ulama yang menjelaskan hal tersebut ialah Imam an-Nawawi (wafat 676 H) dalam kitabnya menyebutkan:
فَرْعٌ: فِي مَذَاهِبِ الْعُلَمَاءِ فِي عَدَدِ رَكَعَاتِ التَّرَاوِيحِ: مَذْهَبُنَا أَنَّهَا عِشْرُونَ رَكْعَةً بِعَشْرِ تَسْلِيمَاتٍ غَيْرَ الْوِتْرِ وَذَلِكَ خَمْسُ تَرْوِيحَاتٍ وَالتَّرْوِيحَةُ أَرْبَعُ رَكَعَاتٍ بِتَسْلِيمَتَيْنِ هَذَا مَذْهَبُنَا وَبِهِ قَالَ أَبُو حَنِيفَةَ وَأَصْحَابُهُ وَأَحْمَدُ وَدَاوُد وَغَيْرُهُمْ وَنَقَلَهُ الْقَاضِي عِيَاضٌ عَنْ جُمْهُورِ الْعُلَمَاءِ
“Cabang pembahasan: mengenai pendapat para ulama tentang jumlah rakaat shalat tarawih. Mazhab Syafi’i berpendapat bahwa shalat tarawih berjumlah dua puluh rakaat dengan sepuluh kali salam, tidak termasuk witir. Jumlah tersebut terdiri dari lima tarwihah, dan setiap satu tarwihah empat rakaat dengan dua kali salam. Inilah mazhab kami, dan pendapat ini juga dipegang oleh Imam Abu Hanifah beserta para pengikutnya, Imam Ahmad, Dawud, dan lainnya. Pendapat ini juga dinukil oleh Al-Qadhi ‘Iyadh sebagai pendapat mayoritas ulama.” (Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab [Beirut: Dar al-Fikr], vol. 4, h. 32)
Sementara sebagian ulama Hanafi mengatakan bahwa memang yang dianjurkan adalah 20 rakaat, tetapi 8 rakaat itu sudah mencukupi kesunnahan. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Imam al-Kamal Ibnu al Humam (wafat 861 H) dalam kitabnya Fathul Qadir.