Sanlat Ramadhan MUI Perkuat Karakter Pramuka Penegak dan Pandega
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Bekasi, MUI Digital — Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek yang diselenggarakan oleh Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (KPK MUI) mendapat apresiasi dari jajaran Gerakan Pramuka. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter generasi muda di tengah tantangan zaman.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kak Mayjen TNI (Purn) Dr Bachtiar, mengatakan bahwa generasi muda saat ini hidup di tengah perubahan yang sangat cepat, terutama akibat perkembangan teknologi dan arus informasi global.
Menurutnya, dalam situasi tersebut, nilai-nilai kepramukaan yang tertuang dalam Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka harus tetap menjadi landasan bagi setiap anggota pramuka.
Baca juga: MUI Perkuat Kaderisasi Generasi Muda melalui Pesantren Kilat Ramadhan
“Sebagai seorang pramuka kita tidak boleh mudah terpengaruh oleh arus perubahan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai moral. Nilai ketakwaan dan kehormatan yang ada dalam Tri Satya harus benar-benar menjadi landasan hidup,” ujarnya saat sambutan pada kegiatan Pesantren Kilat Ramadan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek yang digelar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, Sabtu (7/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kegiatan Sanlat Ramadan dengan tema "Remaja Berakhlak, Bangsa Bermartabat” sangat relevan untuk memperkuat karakter generasi muda, sekaligus menanamkan nilai keimanan dan tanggung jawab sosial.
Baca juga: Wamenag Buka Pesantren Kilat Ramadhan MUI, Tekankan Kembali ke Fitrah dan Kepemimpinan Generasi Muda
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga memperkuat semangat kepemimpinan serta pengabdian kepada masyarakat.
“Generasi muda saat ini harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan dan bangsa,” katanya.