Sayed Mojtaba Muncul Sampaikan Pidato di Hari Jadi Angkatan Darat Iran, Ini Pesannya
A Fahrur Rozi
Penulis
Admin
Editor
Teheran, MUI Digital– Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pesan dalam rangka peringatan hari jadi pembentukan Angkatan Darat Republik Islam Iran dan hari kelahiran Pemimpin yang gugur sebagai syuhada.
Berikut ini adalah teks pesan dari Mojtaba sebagaimana dikutip MUI Digital, dari Tasnim News Agency, Ahad (19/4/2026):
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seolah-olah mereka adalah bangunan yang kokoh” (Alquran 61:4).
Tanggal 29 Farvardin (18 April) merupakan hari peringatan yang mulia atas pendirian Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, yang diberi nama oleh Imam Besar Khomeini melalui inovasi bijaknya. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota Tentara, keluarga terhormat mereka, dan bangsa besar Iran pada kesempatan ini.
Kemenangan Revolusi Islam dapat dianggap sebagai garis pemisah antara dua fase dalam kehidupan Tentara.
Hal ini harus dipandang sebagai akhir dari periode kelemahan yang dipaksakan kepada Tentara dan prajurit yang berani serta jujur di negara ini oleh musuh-musuh tanah dan air ini, serta di tangan pengkhianat dari dalam negeri.
Sejak saat itu, Angkatan Darat berdiri di tempat yang semestinya. Alih-alih berada di bawah kendali rezim Pahlavi yang tirani dan korup, Angkatan Darat berada dalam pelukan hangat bangsa.
Sesungguhnya, Angkatan Darat bagaikan anak bangsa, yang tumbuh dari dalam hati rumah-rumah rakyat.
Tentara Islam segera mampu menorehkan sejarah gemilang dengan menghadapi intrik jahat Amerika Serikat, keturunan tiran Pahlavi, dan para separatis yang menginginkan Iran terpecah belah.
Baca juga: Trump Kembali Ledek Iran Pakai “Allah” di Tengah Klaim Kehancuran Militer
Tentara Islam kini dengan gagah berani mempertahankan tanah, perairan, dan bendera yang menjadi miliknya, sebagaimana yang dilakukannya dalam dua perang yang dipaksakan sebelumnya.
Dengan dukungan kuat dari Allah dan rakyat, dalam barisan yang kompak dan kokoh, serta berdiri bahu-membahu dengan rekan-rekan mereka dari angkatan bersenjata lainnya, Tentara Islam sedang bertempur melawan dua pasukan utama kekafiran dan kesombongan.
Dan Tentara Islam telah memperlihatkan kelemahan dan kehinaan pasukan-pasukan tersebut kepada dunia.
Sama seperti drone-drone mereka menyerang AS dan pembunuh-pembunuh Zionis seperti kilat, angkatan lautnya yang gagah berani juga siap menimpakan kekalahan pahit baru kepada musuh-musuhnya.
Selain itu, tanggal 29 Farvardin juga menandai hari lahir seseorang yang merupakan sosok unik di era kita. Yaitu, Pemimpin kita yang mulia dan syahid. Beliau adalah sosok yang mengerahkan upaya maksimalnya untuk melindungi Tentara dari seruan jahat yang menuntut pembubarannya sejak dekade pertama Revolusi.
Setelah itu, beliau terus bekerja tanpa lelah untuk meningkatkan kemampuan Tentara dalam berbagai dimensi.
Tak diragukan lagi, tren peningkatan kemampuan beragam dari lembaga mulia ini yang didukung oleh rakyat, yang menjaga negara dari timur ke barat dan dari utara ke selatan, harus dilanjutkan dengan upaya yang lebih besar. Insya Allah, arahan-arahan yang diperlukan untuk mewujudkan hal ini akan diterbitkan dalam waktu dekat.
Baca juga: Menlu Arab Saudi dan Iran Bahas De-eskalasi dalam Kontak Perdana Sejak Konflik
Dalam hal ini, perhatian khusus harus diberikan kepada para tokoh heroik yang, melalui generasi kepemimpinan yang berganti-ganti, telah membimbing dan memimpin Angkatan Darat selama lima dekade terakhir.
Banyak di antara mereka telah bergabung dalam barisan para syuhada. Fokus mereka pada rencana, tindakan, serta perilaku yang mulia dan tulus akan menjadi pelajaran dan inspirasi bagi seluruh anggota Angkatan Bersenjata.
Hal ini mencakup tokoh-tokoh terkemuka, seperti Qarani, Fallahi, Namjoo, Fakouri, Babaei, Sattari, Ardestani, dan Sayyid Shirazi, serta para syuhada terkemuka terbaru, seperti Sayyid Abdolrahim Mousavi dan Aziz Nasirzadeh.
Semoga kedamaian dan berkah Allah Yang Maha Kuasa menyertai semua mujahidin Tentara Republik Islam Iran, mulai dari para komandan dan perwira hingga personel dan prajurit yang tak dikenal dan tak ternilai.
Semoga kedamaian dan salam Allah Yang Maha Kuasa menyertai semua veteran dan prajurit terluka yang tanpa pamrih dari Tentara. Dan semoga rahmat khusus Allah menyertai keluarga-keluarga terhormat dari semua syuhada perang yang dipaksakan oleh AS dan rezim Zionis kepada bangsa besar Iran.
Semoga salam, rahmat, dan berkah Allah menyertai kalian.
Sayyid Mojtaba Khamenei
Farvardin 29, 1405 [18 April 2026]