KH Anwar Iskandar: Lima Tahun Kepengurusan MUI Jadi Fondasi Kuat Hadapi Tantangan Umat
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID—Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020–2025, KH Anwar Iskandar, menegaskan bahwa perjalanan lima tahun kepengurusan MUI telah menjadi fondasi kokoh bagi langkah MUI menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Hal tersebut disampaikan saat pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pada Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/11/2025).
Kiai Anwar menjelaskan bahwa LPJ yang disampaikan merupakan rangkuman penuh dari keseluruhan masa bakti, sejak tahun 2020 hingga 2025.
“LPJ dari tahun 2020 bukan hanya pada 2023. Dua tahun dipimpin KH Miftachul Akhyar, dan tiga tahun berikutnya saya melanjutkan amanah itu. Lima tahun terakhir menjadi fondasi yang kuat bagi MUI untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
Dalam amanatnya, Kiai Anwar menyampaikan penghargaan kepada Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH Ma’ruf Amin, beserta seluruh jajarannya yang selama ini menjadi penuntun bagi Dewan Pimpinan MUI.
“Saya mewakili Dewan Pimpinan MUI mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pertimbangan dan jajarannya yang selama ini membimbing dan menuntun kami,” tuturnya.
Kiai Anwar juga mengapresiasi kontribusi MUI provinsi, kampus-kampus Islam, pesantren, dan organisasi kemasyarakatan yang turut menguatkan kinerja MUI selama lima tahun terakhir.
“Terima kasih juga kepada seluruh MUI provinsi, kampus, pesantren, dan ormas atas kerja samanya selama ini,” lanjutnya.
Menurut Kiai Anwar, penyampaian LPJ bukan semata ritual organisasi, tetapi wujud amanah dan komitmen MUI sebagai pelayan umat.
“Amanah dan komitmen MUI dalam melaksanakan tugas harus terus dijaga. MUI harus responsif dan interaktif,” tegasnya.
Kiai Anwar menilai bahwa dinamika global, perkembangan teknologi digital, serta tantangan ideologis dan keagamaan menuntut MUI untuk terus memperkuat perannya sebagai penjaga keutuhan umat dan pembawa nilai-nilai Islam wasathiyah.
“MUI harus berada di garis terdepan, menjaga kemaslahatan umat dan memperkuat nilai moderasi Islam,” ujarnya.
Kiai Anwar mengajak seluruh pihak untuk melanjutkan perjalanan MUI dengan semangat baru setelah lima tahun pondasi kelembagaan diperkuat.
“Semoga Allah SWT memberi kekuatan kepada kita semua. Semoga MUI menjadi lembaga yang khadimul ummah (pelayan umat) yang amanah dan shadiiqul hukumah (mitra pemerintah) yang berintegritas,” pungkasnya.
(Latifahtul Jannah ed: Muhammad Fakhruddin)