Kepala Pertahanan Udara Iran: 170 Drone Canggih Musuh Ditembak Jatuh Selama Perang
Latifahtul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Teheran, MUI Digital – Komandan Markas Besar Pertahanan Udara Gabungan Iran mengatakan pasukan Iran telah menembak jatuh sebanyak 170 drone canggih milik musuh selama perang agresi AS-Israel yang berlangsung selama 40 hari, termasuk UAV yang canggih.
Dalam komentarnya pada wawancara yang disiarkan televisi pada Sabtu (19/4/2026), dikutip dari Tasnim News Agency, Brigadir Jenderal Alireza Elhami mengatakan jaringan pertahanan udara terintegrasi Iran memainkan peran kunci dalam menangkis agresi udara AS dan Israel selama perang 40 hari tersebut.
Dia menyatakan bahwa pasukan pertahanan udara Iran berhasil menembak jatuh 170 drone musuh canggih selama konflik berlangsung, termasuk berbagai kendaraan udara tak berawak (UAV) milik Amerika dan Israel.
Baca juga: Sayed Mojtaba Muncul Sampaikan Pidato di Hari Jadi Angkatan Darat Iran, Ini Pesannya
Elhami menekankan drone yang dihancurkan bukanlah sistem sederhana, melainkan platform canggih yang dilengkapi dengan sistem perlindungan diri, kemampuan bersenjata, dan teknologi pengintaian yang canggih.
Dia mencatat di antara drone yang ditembak jatuh oleh Iran terdapat model-model canggih seperti Hermes 900, MQ-9, dan Heron.
Komandan tersebut juga menyoroti salah satu pencapaian paling signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Puing-puing F-35 AS yang ditembak jatuh Iran.
Pada hari-hari terakhir perang dan sebelum gencatan senjata, pesawat pengintai Amerika Serikat tipe MQ-4 Type-C yang sangat canggih yang terbang pada ketinggian sangat tinggi di atas Teluk Persia berhasil dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara Iran.
“Amerika Serikat sendiri kemudian terpaksa mengakui serangan tersebut dan keefektifan kemampuan pertahanan udara Iran,” kata dia.
Dia lebih lanjut menekankan bahwa prestasi pertahanan udara Iran tidak hanya terbatas pada drone, dengan menyatakan bahwa sejumlah besar pesawat tempur canggih milik pihak musuh, termasuk pesawat F-35, F-15, F-16, F-18, dan A-10, juga telah ditembak jatuh.
“Prestasi ini mencerminkan kekuatan, kesiapan, dan dinamisme pasukan pertahanan udara Iran dalam menjamin keamanan wilayah udara negara tersebut,” ujar dia.