Halal Bi Halal MUI akan Jadi Momentum Suarakan Sikap Ormas Islam Respons Dinamika Global
A Fahrur Rozi
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital— Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam akan menggelar kegiatan Halal Bi Halal pada Rabu (15/4/2026) April 2026 di Hotel Sultan, Jakarta.
Agenda tersebut disebut menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus menyampaikan sikap bersama terkait dinamika global yang berkembang.
Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menyampaikan kegiatan akan diawali dengan shalat berjamaah dan makan malam bersama, serta diisi dengan berbagai agenda strategis yang telah disiapkan.
“Insya Allah pada 15 April 2026, Majelis Ulama Indonesia bersama segenap kekuatan ormas akan melakukan halal bi halal di Hotel Sultan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 10 ormas pendiri MUI bersama ormas lain yang berhimpun di MUI akan menyampaikan pernyataan sikap bersama.
Baca juga: Berlangsung 21 Jam Lebih, Perundingan Iran-AS di Islamabad Buntu
Menurut Buya Amirsyah, pernyataan itu dirumuskan dalam 10 poin yang berisi pandangan dan sikap ormas Islam terhadap situasi global yang dinilai semakin dinamis.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian". Tema tersebut menegaskan pentingnya persatuan umat dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Dia menekankan bahwa penguatan ukhuwah menjadi kunci dalam merespons berbagai bentuk ketidakadilan, penindasan, dan tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan di berbagai belahan dunia.
“Kita memiliki kepentingan bersama untuk melawan berbagai bentuk kezaliman, penindasan, dan perlakuan yang tidak berperikemanusiaan,” ungkapnya.
Melalui forum Halal bi Halal ini, MUI juga mengajak umat Islam, bahkan masyarakat dunia secara luas, untuk bersatu dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian global.
Hal ini didasari oleh kesamaan nilai kemanusiaan, di mana setiap manusia pada hakikatnya menginginkan kehidupan yang damai, bersatu, dan penuh kemaslahatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat solidaritas umat sekaligus mempertegas peran MUI dan ormas Islam dalam merespons isu-isu internasional secara konstruktif.