Halal Bi Halal KPRK MUI, Prof Amany Ingatkan Pentingnya Saling Menolong
Junaidi
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID—Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Halal Bi Halal bekerja sama dengan Panin Dhai-Ichi Life Syariah, Rabu (8/5/2024) di Hotel Amorosa Cosmo, Jalan Antasari, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Mempererat Silaturahmi dan Bersama Membangun Bisnis Syariah” ini, Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Prof Amany Lubis mengingatkan pentingnya saling menolong. Hal ini juga sesuai dengan anjuran dalam Alquran dan Nabi untuk diikuti oleh umat.
Prof Amany mengatakan, salah satu inovasi di dunia ini untuk melakukan saling menolong adalah melalui asuransi. Selain itu, untuk memberikan proteksi biaya pendidikan anak ke depan maupun ketika terjadi sesuatu.
“Sistem dunia ini mendukung seperti itu. saya mendorong bisa mulai, memahami (dan) melakukan (asuransi). Apalagi menjadi agen asuransi banyak contoh berhasil menjadi agen. Prinsip dalam islam saling tolong menolong, tidak boleh melihat tetangga dan keluarga kita kesusahan,’’ kata Prof Amany.
Prof Amany menekankan, prinsip kemanusiaan maupun dalam Islam, tidak boleh melihat tetangga dan keluarga, baik dekat mapun jauh kesusahan. Bahkan, salah satu indikator keimanan dilihat dari bentuk kepedulian.
“Iman kita dilihat terhadap tetangga kita. Kita yang makmur harus tau sekitar sudah makan apa belum. Harus membantu saudara dan tetangga yang dekat atau jauh,’’ ujar mantan rektor UIN Jakarta ini.
Prof Amany mengatakan, pembayaran iuran di asuransi bisa sedikit menebus kesalahan.
Karena membantu, tidak mesti harus disalurkan kepada yang membutuhkan, tetapi bisa melalui lembaga seperti lembaga keuangan syariah seperti takaful (asuransi syariah) untuk saling membantu.
‘’Untuk tidak bersalah, membayar iuran satu lembaga kalau kekurangan disampaikan. Membantu tidak mesti langsung yang membutuhkan tapi bisa lembaga seperti ini atau lembaga keuangan syariah lainnya dana takaful (asuransi syariah) untuk saling bantu membantu,’’ ujarnya.
Prof Amany menyebut tidak mungkin orang miskin di dunia ini dihilangkan. Paling terpenting tidak saling mencela. Faktor orang miskin bukan hanya tidak bekerja, tetapi bisa terjadi karena bencana alam.
Untuk itu, Prof Amany menekankan pentingnya untuk saling membantu. Apalagi, asuransi PaninDhai-IchiLife syariah ini diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) Dr Siti Marifah Maruf Amin yang juga Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI.
‘’Diawasi oleh secara syariah oleh ibu marifah. Semoga sukses (dan) lancar. Waktu kita bermanfaat, ada manfaatnya untuk kita baik pemasukan untuk keluarga maupun membantu orang-orang yang membutuhkan. Terimakasih atas kerja sama ini,’’ tutupnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPRK MUI Dr Siti Marifah, Chief Agency Officer Panin Dai-Ichi Life Iskandar Wijaya, Head of Syariah Panin Dai-Ichi Life Evi Mayasari, dan ARA Manager Panin Dai-Ichi Life Tindra Matutino serta diikuti oleh para Pengurus KPRK MUI. (Sadam, ed: Nashih)