Bersatu dalam Doa untuk Korban Bencana di Pengukuhan Pengurus MUI
Admin
Penulis
Jakarta, MUI Digital – Pengukuhan dan Taaruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030 yang rencana digelar pada bulan Januari ini akan dikemas dengan doa bersama untuk para korban bencana dan kesalamatan bangsa.
Hal ini dilihat sebagai bentuk perwujudan tanggung jawab dan perhatian MUI kepada warga yang menjadi korban musibah banjir belakangan ini. Tidak hanya di Sumatera, banjir juga melanda daerah jawa hingga sekitarnya.
“Kegiatan kita ini memang adalah suatu bentuk perwujudan, tanggung jawab, perhatian, dan pembelaan, serta simpati dari Majelis Ulama Indonesia kepada warga masyarakat yang tertimpa musibah akhir-akhir ini baik di Sumatera, Jawa, atau daerah-daerah lainnya,” kata Steering Committee (SC) Panitia, KH Rofiqul Umam Ahmad, kepada MUIDigital pada Selasa (27/1/2026).
Kiai Rofiq menjelaskan, acara yang akan digelar di Masjid Istiqlal ini diharapkan menjadi dukungan spritual untuk menguatkan iman dan Islam dari para korban terdampak, baik yang wafat atau yang selamat tapi menghadapi kesulitan akibat kerusakan yang ditimbulkan.
“Mudah-mudahan dengan doa yang dipandu para kiai-kiai dari Majelis Ulama Indonesia, dan tokoh-tokoh ulama dengan dihadiri insyaallah 40 ribu jamaah di Masjid Istiqlal tersebut akan dikabulkan oleh Allah Swt. dan mendapat berkah dari Allah Swt.,” ujarnya.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Halal itu pun menjelaskan, pelaksanaan pengukuhan dan taaruf Pengurus MUI akan dibagi dalam dua sesi.
Sesi pertama pada rentang jam 8-10 wakti setempat akan menggelar bersatu dalam doa untuk para korban bencana dan keselamatan masyarakat Indonesia. Kemudian dilanjut pada sesi kedua berupa pengukuhan dan taaruf kepengurusan.
“Itu yang sesi berdoa khusus kepada warga masyarakat yang terdampak bencana dan keselamatan Indonesia. Sesi kedua adalah doa sekaligus pengukuhan dan taaruf pengurus MUI 2025-2030,” jelas Kiai Rofiq.
(Rozi ed: Muhammad Fakhruddin)