Ziarah Makam Ketum MUI Jelang Milad ke-49 Direspons Positif Keluarga
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID— Helmi Ali Yafie, putra almarhum Ketua Umum MUI 1998-2000 KH Prof Ali Yafie menyampaikan harapan agar tradisi ziarah makam Ketua Umum MUI bisa diadakan setiap tahunnya.
Hal ini disampaikan Helmi usai kegiatan ziarah makam Ketua Umum MUI di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Milad ke-49 MUI.
Adapun Ketua Umum MUI yang dimakamkan di TPU Tanah Kusir yakni Prof Dr Hamka (1975-1985), KH Hasan Basri (1985-1998), dan Prof KH Ali Yafie (1998-2000).
Helmi menjelaskan, tradisi ziarah makam kepada para pendahulu, terutama kepada para tokoh yang telah meletakkan fondasi dan penyangga bagi MUI sangat penting.
Helmi merasa kegiatan ziarah makam ini merupakan salah satu bentuk penghargaan dari MUI kepada para tokoh yang punya peran besar seperti Mantan Ketua Umum MUI.
"Tradisi bagus. Ini pertama kali dilakukan kalau tidak salah. Mungkin perlu dilanjutkan ke depan. Karena ini salah satu penghargaam kepada pejuang MUI," kata Helmi saat diwawancarai oleh MUIDigital.
Oleh karena itu, Helmi menekankan, kegiatan ziarah makam ini perlu dilanjutkan hingga menjadi tradisi setiap tahunnya sebagai bentuk penghargaan.
Lebih lanjut, Helmi mengenang saat ayahnya Kiai Ali Yafie menjadi Ketua Umum MUI. Dia menukil pernyataan Kiai Ali Yafie yang menyebut MUI sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat).
"Maknanya supaya MUI apresiasit dan merespons persoalan-persoalan di tengah masyarakat. Terutama dalam masa sekarang ini yang membingungkan," ujarnya.
Kegiatan ziarah makam ini diisi dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Wasekjen MUI KH Abdul Manan Ghani. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para perwakilan dari keluarga Ketua Umum MUI tersebut.
Selain itu, hadir dalam kegiatan ini antara lain Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan, Bendahara MUI Trisna Djuwaeli, Ketua MUI Bidang PRK Prof Amany Lubis, dan Wasekjen MUI KH Rofiqul Umam Ahmad. (Sadam, ed: Nashih).