Wakil Rektor UIN Lampung: Etika Digital Membuat Netizen Sadar Prioritas Medsos untuk Hal Positif
Junaidi
Penulis
Hal ini disampaikan oleh Prof Ruslan dalam Studium General Digital Ethic yang digelar oleh Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Pusat di Ruang Teater Gedung Rektorat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa (29/10/2024).
Prof Ruslan menyampaikan, kondisi hari ini, waktu yang digunakan oleh setiap manusia mayoritas dihabiskan untuk menggunakan media sosial.
Namun, dalam menggunakan media sosial, penggunaannya bisa dilakukan secara positif maupun negatif. Oleh karena itu, kata dia, wawasan digital etik MUI yang mengangkat tema: Problematika Kontemporer di Era Media Sosial sangat penting.
Prof Ruslan mengungkapkan, kegiatan positif yang bisa dilakukan di media digital adalah membaca Al Qur'an uran, sharing dakwah, membaca naskah ilmiah dan jurnal-jurnal yang ada di berbagai kampus.
"Tapi juga tidak sedikit yang menghabiskan waktu dengan sesuatu yang kurang bermanfaat (dengan) menggunakan smartphone yang kurang bermanfaat. Kecanggihan bisa untuk bisnis (judol) dan kejahatan (lainnya)," kata Prof Ruslan.
Prof Ruslan menerangkan, apabila tidak berhati-hati, maka masyarakat khususnya mahasiswa bisa terjebak pada kejahatan tersebut.
"Kami atas nama pimpinan menyambut baik kegiatan ini. Kita hidup di era digital. Kepada peserta, sekiranya bisa mengikuti secara serius dan sungguh-sungguh. Bisa mendapatkan pencerahan dan menggunakan teknologi secara aktif, bijak dan baik untuk meningkatkan kualitas diri. Dengan cara, kita yang mengendalikan teknologi, bukan kita yang dikendalikan teknologi," paparnya. (Sadam/Azhar)