Terima Audiensi Diklat Bahasa Polri, MUI Tawarkan Penguatan Diplomasi Wasathiyah
Junaidi
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID—Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLN-KI) MUI menerima audiensi rombongan peserta Diklat Bahasa Arab Polri. Mereka berkunjung langsung ke gedung MUI Pusat, Jakarta, pada Jumat (19/7/2024).
Kunjungan tersebut beranggotakan 14 orang yang dipimpin oleh Aipda Trifanto, serta didampingi oleh empat guru pembimbing, masing-masing Ustaz Ismail, Ustaz Fahruurozi, Ustaz Miftahuddin, dan Ustaz Imam Farhan.
“Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman peserta diklat tentang MUI, terutama kiprah MUI di bidang hublu dan kerja sama internasional,” kata AipdaI Trifanto.
Ketua HLN-KI MUI Prof Sudarnoto Abdul Hakim menyampaikan MUI memiliki visi-misi dan kiprah di dunia internasional.
Menurutnya, MUI menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan luar negeri Indonesia.
Dalam kiprahnya tersebut, lanjutnya, MUI melaksanakan diplomasi washatiyah, dan telah melakukan pelatihan diplomasi bagi para kader ormas Islam agar mereka sebagai aktor non-pemerintah memahami seluk-beluk diplomasi.
“MUI sebagai payung ormas Islam Indonesia dapat menjadi mitra pemerintah dan diharapkan sikap atau pandangan MUI sejalan dengan langkah pemerintah,” ucapnya.
Dengan demikian, Prof Sudarnoto mengundang anggota Polri menjadi bagian dari program diplomasi washatiyah. Dalam konteks hubungan internasional, lanjutnya, diplomasi semacam ini dibutuhkan untuk melawan Islamophobia.
Banyak anggota Polri yang akan ditugaskan menjadi anggota Kontingen Garuda di bawah Pasukan Perdamaian PBB.
“MUI mengudang dan terbuka bagi anggota Polri yang akan ditugaskan menjadi anggota Kontingen Garuda untuk ikut Program Pelatihan Diplomasi Washatiyah,” ajaknya.
Hadir juga dalam kunjungan tersebut anggota Komisi HLN-KI Yuli Mumpuni Widarso, Wakil Sekjen MUI Bidang Pendidikan KH Muhammad Ziyad, dan mantan Dubes RI Bunyan Saptomo.
(Rozi/Din)