Sampaikan Tahniah, Menko Zulkfili Hasan: Ulama-Umara Bersatu Insya Allah Negara Maju
Admin
Penulis
Jakarta, MUI Digital— Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Secara ekslusif kepada MUI Digital, Menko Pangan menyampaikan selamat atas dikukuhkannya pengurus MUI periode 2025-2030.
"Selamat atas dikukuhkannya pengurus MUI yang baru," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang akrab disapa Zulhas ini.
Zulhas mengatakan, acara pengukuhan ini menjadi lambang bersatunya ulama-umara. Zulhas menilai bersatunya ulama-umara akan membuat Indonesia menjadi negara yang sangat maju.
"Insya Allah bersatunya ulama-umara akan membuat Indonesia menjadi negara yang sangat maju," ujarnya.
Acara Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus MUI Periode 2025-2030 yang juga dirangkaikan dengan acara “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa" ini diperkirakan dihadiri sekitar 50 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI, Nusron Wahid, menyampaikan bahwa agenda ini diselenggarakan di tengah situasi bangsa yang menghadapi berbagai ujian, khususnya bencana banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lain di sejumlah wilayah Indonesia yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar bagi masyarakat.
“Dalam kondisi seperti ini, bangsa Indonesia membutuhkan penguatan spiritual, kebersamaan, serta kepedulian sosial. Doa Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa menjadi ikhtiar batiniah sekaligus pesan persatuan dan empati bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Nusron.
Dia menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus melakukan langkah penanganan dan mitigasi bencana melalui penguatan koordinasi lintas sektor, percepatan respons darurat, serta perlindungan masyarakat terdampak.
Dalam konteks tersebut, MUI memandang pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam memperkuat ikhtiar kemanusiaan.
“Sebagai mitra moral dan sosial, MUI hadir untuk memperkuat ikhtiar tersebut melalui pendekatan keagamaan, penguatan empati, serta ajakan kepada umat untuk terlibat aktif dalam solidaritas dan kepedulian sosial,” lanjutnya.
Rangkaian munajat dan doa keselamatan bangsa dipimpin sejumlah ulama dan tokoh agama, di antaranya KH Abdul Manan Ghani, KH Mahfud Assirun, Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi, Habib Ahmad bin Ali Assegaf, serta Ustadz Abdul Somad.
Kegiatan ini juga dihadiri pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dari seluruh Indonesia sebagai simbol kebersamaan ulama, umara, dan umat dalam merawat keselamatan dan persatuan bangsa.
Melalui agenda ini, MUI berharap dapat menghadirkan ruang kebersamaan yang menyejukkan, meneguhkan doa dan ikhtiar bersama, serta memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa demi Indonesia yang selamat, kuat, dan bermartabat. (Sadam, ed: Nashih)