Jakarta, MUI Digital — MUI tengah mempersiapkan kegiatan pengukuhan dan ta’aruf bagi Dewan Pimpinan (DP) MUI, Wantim, serta pengurus Komisi, Badan, dan Lembaga (KBL).
“Rapim terkait dengan kedua kegiatan rencana tersebut, pertama untuk pengukuhan dan ta’aruf untuk DP MUI dan Wantim, dan pengurus KBL akan dilaksanakan pada tanggal 10–20 Januari,” jelas Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Rofiqul Umam Ahmad, kepada MUI Digital di Jakarta, Kamis (1/1/2026).
Dia menyampaikan, kegiatan pengukuhan merupakan bagian dari syiar MUI kepada berbagai pemangku kepentingan.
“Kegiatan pengukuhan adalah syiar pengurus MUI kepada berbagai stakeholder, pejabat, tokoh masyarakat, dan lembaga mitra kerja MUI,” katanya.
Menurutnya, pengukuhan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kepengurusan MUI hasil Munas kepada publik.
Dia menyatakan, kepengurusan MUI telah terbentuk dari hasil Munas dan ini profil orang yang siap menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, bersinergi dengan komponen bangsa untuk melaksanakan tugas keorganisasian dan berkhidmat untuk umat serta melayani kebutuhan dan agenda umat dan bangsa.
Mengingat jumlah pengurus MUI yang mencapai lebih dari seribu orang, kegiatan pengukuhan akan dilaksanakan secara hybrid.
“Kita melihat jumlah pengurus MUI banyak di atas 1.000, untuk itu dalam pertimbangan ruang kita akan menggunakan hybrid,” jelasnya.
Dia merincikan, peserta yang hadir secara luring adalah Wantim, DP MUI, DP KBL, serta undangan VVIP dan VIP dari kementerian, lembaga negara, dan mitra kerja MUI.
“Adapun untuk online adalah anggota Dewan Pertimbangan dan anggota KBL untuk pengukuhan dan taaruf,” tambahnya.
Kiai Rofiq juga menyebutkan bahwa pengukuhan dan Mukernas akan dipersiapkan oleh dua kepanitiaan yang berbeda dan dilaksanakan terpisah waktunya.
“Kegiatan ini terpisah waktunya satu minggu atau dua pekan, panitia A mempersiapkan taaruf, panitia B mempersiapkan Mukernas,” tutupnya. (Fitri Aulia Lestari, ed: Nashih)