Jakarta, MUI Digital— Sebanyak 1.267 Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030 bakal mengikuti orientasi yang akan digelar pada Rabu 24 Desember 2025 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat.
Ketua Orgaizing Committe (OC) Orientasi, Buya Pasni Rusli, mengungkapkan kegiatan ini akan digelar secara hybrid online dan offline. Kegiatan online akan dihadiri oleh 810 anggota.
Sementara kegiatan offline akan diikuti oleh 52 orang Dewan Pimpinan MUI dan 405 orang Pimpinan Komisi, Badan, dan Lembaga (KBL) MUI.
Ketua MUI Bidang Seni Budaya ini menambahkan, selama sehari penuh dalam kegiatan tersebut, pengurus MUI periode 2025-2030 akan dibekali sejumlah materi yang terbagi ke dalam 14 sesi.
Adapun pemateri dalam 14 sesi itu diisi oleh internal MUI, antara lain, Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis dan KH Marsudi Syuhud, hingga Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh.
"Pembekalan untuk pengurus MUI periode 2025-2030 ini sangat penting agar memiliki pemahaman yang sama tentang MUI. Mereka juga diharapkan dapat memahami mengenai wawasan MUI, pedoman dasar, kode etik, dan pedoman organisasi MUI," kata Buya Pasni Rusli kepada MUI Digital, Selasa (16/12/2025).
Selain itu, Buya Pasni mengungkapkan akan ada materi mengenai Pergantian Antarwaktu (PAW) yang membuat pengurus MUI tidak berkhidmah selama 5 tahun, sebagaimana ketentuan setiap periode kepengurusan.
"Jadi pengurus ini tidak mesti 5 tahun, di tengah jalan bisa berhenti. Bisa berhenti sendiri, diberhentikan, meninggal dunia. Karena berhenti, bagaimana pergantiannya yang diatur dalam pedoman organisasi," sambungnya.
Buya Pasni menegaskan kegiatan ini bukan pelantikan atau pengukuhan. Sebab, kegiatan tersebut akan dilakukan setelah kegiatan orientasi ini berlangsung.
Sementara itu, Waskjen MUI Bidang Halal H Rofiqul Umam Ahmad mengungkapkan Surat Keputusan (SK) untuk pengurus KBL MUI periode 2025-2030 akan rampung pada pekan ini.
Dia mengungkapkan tim inventarisasi usulan nama-nama calon pengurus KBL MUI telah disusun, diharmonisasi, disinkronisasi dan dilaporkan dalam forum Rapat Dewan Pimpinan MUI.
"Alhamdulillah telah banyak kesepakatan untuk menyempurnakannya serta mengesahkannya. Mudah-mudahan dalam waktu cepat satu minggu ini SK masing-masing KBL sudah dapat diselesaikan dan diterbitkan," ujarnya. (Sadam, ed: Muhammad Fakhrudin)