Jakarta, MUI Digital — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, KH Marsudi Syuhud, membersamai pelaksanaan Khotmil Quran Bil Ghoib santri Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Tahun Ajaran 2025–2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof M. Asrorun Ni’am Sholeh serta KH Mujib Qulyubi dan berlangsung dalam rangkaian Haflah Akhirussanah Majlis Dzikir dan Ta’lim Pesantren Ekonomi Darul Uchwah.
Pada kesempatan tersebut, Kiai Marsudi Syuhud menegaskan bahwa pesantren memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi yang unggul secara keilmuan dan moral.
“Saya ingin santri-santri di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah tumbuh menjadi pribadi yang sukses, tidak hanya secara akademik, tetapi juga berakhlak, berilmu, dan bermanfaat bagi umat serta bangsa,” ujarnya Sabtu (7/2/2026) di Jakarta.
Khotmil Quran Bil Ghoib diikuti oleh santri yang menyelesaikan hafalan 4 juz, 10 juz, 11 juz, serta Juz 30, sebagai bagian dari proses pembinaan tahfiz Al-Qur’an di lingkungan pesantren.
Dalam sambutannya, Kiai Marsudi menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para ulama dan akademisi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran para kiai dan profesor menjadi keberkahan sekaligus motivasi bagi santri.
“Malam ini kita bersyukur dapat berkumpul bersama para kiai dan akademisi dari Majelis Ulama Indonesia. Ini menjadi keberkahan tersendiri bagi para santri, karena ilmu, doa, dan keteladanan para ulama adalah fondasi penting dalam membentuk generasi Qur’ani,” ujar Kiai Marsudi.
Pelaksanaan Khotmil Quran berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an, sekaligus sebagai wujud syukur atas capaian hafalan yang telah diraih selama proses pendidikan.
Usai prosesi Khotmil Quran, acara dilanjutkan dengan penyerahan syahadah kepada seluruh santri peserta. Syahadah diserahkan langsung oleh Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, Umi Hajah Mufidah Abdurrahim Al-Hafidhoh, sebagai bentuk pengakuan resmi atas capaian hafalan Al-Qur’an para santri.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Ekonomi Darul Uchwah menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga berakhlak dan siap berkontribusi bagi umat dan bangsa.
(Miftahul Jannah/Azhar)