Kementerian PPPA RI Apresiasi Program Muslimah Preneur KPRK MUI
Junaidi
Penulis
Apresiasi ini disampaikan oleh Plh Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA RI Rini Handayani mewakili Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga.
Rini mengatakan, KemenPPPA menilai kegiatan ini sangat tepat dan relevan dalam mendukung kesetaraan gender melalui pengembangan Muslimah Preneur di Indonesia.
Rini menambahkan, apalagi kegiatan ini untuk memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia dengan mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera dan bebas dari kekerasan.
"Untuk manusia berdaya dan bersaing, harus dimulai dari keluarga, memiliki peran penting kualitas hidup bangsa. Pandangan hidup, prinsip, dipelajari dari keluarga," kata Rini, Senin (13/5/2024) di Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat.
Rini mengatakan, pemerintah sangat berkomitmen untuk berinvestasi kepada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab, bangsa yang besar bergantung kepada kualitas SDM.
Menurut Rini, kegiatan pelatihan Muslimah Preneur ini sangat penting, karena kekerasan pada anak dan perempuan kerap kali disebabkan oleh faktor ekonomi. Apabila kekerasan ini terus berlanjut, maka Indonesia berpotensi kehilangan SDM terbaik.
Dalam kedudukan keluarga, tidak terlepas dari perempuan. Apalagi penduduk Indonesia didominasi oleh perempuan sehingga, perempuan harus diberdayakan salah satunya menjadi wirausaha.
"Wanita Indonesia ujung tombak masa depan keluarga dan menentukan kesuksesan suatu bangsa," tuturnya.
Oleh karena itu, pemberdayaan ekonomi bagi perempuan sangat penting. Karena bukan hanya sebagai sarana pendapatan saja, tetapi sebagai sarana untuk menjemput kesetaraan, kemajuan bangsa dan negara.
"Saya berharap kegiatan hari ini menjadi bagian dan menyelesaikan berbagai tantangan dalam keluarga. Melepaskan stigma keterbatasan perempuan dalam keluarga dan bangsa. Perempuan berdaya, anak terlindungi dan Indonesia maju," paparnya.
Kegiatan ini bertema: Peningkatan Ketahanan Keluarga Dalam Rangka Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan. Kegiatan ini juga merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.
Hadir dalam kegiatan ini Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah yang juga Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis, Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan, Ketua KPRK MUI Siti Marifah, Direktur BAZNAS RI Ahmad Fikri, dan Ceo Rumah Zakat Irfan.
Selain itu, diadakan pelatihan yang dibagi ke dalam dua sesi. Narasumber pada sesi pertama Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI KH Nuruzzaman, Asisten Deputi Perlindungan Hak Anak Eni Widiyanti, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur.
Sementara sesi kedua, narasumbernya yakni Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Ari Permana dan Bocorocco Academy Muhammad Khozin.
(Sadam/Azhar)