Lewati ke konten utama
Kamis, 23 Juli 2026 / 8 Shafar 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Jawab Krisis Generasi Global, Universitas Darunnajah Dukung Konsep Pendidikan Holistik Pesantren

2 menit baca 56 dibaca
Unida
Kehadiran UDN dalam forum yang diprakarsai oleh PMDG, UNIDA Gontor, dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG). Foto: Istimewa
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital— Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. 

Forum pendidikan Islam berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Seabad Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Kehadiran UDN dalam forum yang diprakarsai oleh PMDG, UNIDA Gontor, dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) ini membawa misi besar: menawarkan konsep pendidikan holistik berbasis pesantren sebagai jawaban atas krisis moral yang melanda generasi muda di tingkat global.

Rektor UNIDA Gontor, KH Hamid Fahmy Zarkasyi, menyatakan bahwa GIHES 2026 digelar sebagai respons nyata terhadap tantangan kontemporer dunia pendidikan. 

Baca juga: Pra-KUII VIII, Komisi Pesantren MUI Bedah Strategi Inkubasi Bisnis Demi Kemandirian Ekonomi Umat

Saat ini, kata dia, banyak generasi muda di berbagai belahan dunia mengalami krisis mental, lemahnya kepemimpinan, rendahnya etos kerja, hingga lunturnya orientasi pelayanan kepada masyarakat.

Melihat fenomena tersebut, Universitas Darun Najah menilai model pendidikan holistik pesantren, yang memadukan pengayaan intelektual, kemandirian, dan penanaman nilai spiritual, adalah blueprint terbaik yang bisa ditawarkan kepada dunia.

"Dengan akar sejarah yang kuat dan kolaborasi yang terus dijalin dengan UNIDA Gontor, Universitas Darun Najah optimis dapat menjadi bagian dari solusi bagi tantangan pendidikan nasional, khususnya dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara," ujar Wakil Rektor UDN, Dr Muhammad Irfanudin Kurniawan dalam keterangan yang diterima MUI Digital, Kamis (23/7/2026). 


Model pendidikan holistik yang diusung oleh pesantren modern dan alumni-alumninya seperti Darunnajah mendapat apresiasi dari pemerintah. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang dijadwalkan hadir sebagai pembicara, menilai pesantren telah berhasil menjadi garda terdepan dalam menyiapkan karakter anak bangsa.

Baca juga: Gerakan Kemandirian Ekonomi Pesantren Mengemuka dalam Multaqa Ru'asa Al-Ma'ahid di STMIK AMIK Bandung

"Kami sangat mengapresiasi pendidikan holistik di pesantren modern. Model ini sangat efektif dalam menyiapkan karakter, adab, dan budi pekerti para santri," ungkap Abdul Mu’ti.

Dukungan strategis ini juga diperkuat oleh para petinggi negara lainnya, antara lain, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Gubernur Lemhanas RI Ace Hasan Syadzily yang juga dijadwalkan akan menghadiri kegiatan GIHES 2026.