Incar Potensi Rp3 Triliun, Danantara Bakal Wajibkan BUMN Salurkan Zakat Karyawan ke Baznas
Jakarta, MUI Digital— Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bergerak cepat untuk mengoptimalkan potensi dana sosial keagamaan di lingkungan perusahaan pelat merah.
Danantara bersiap menerbitkan regulasi tegas guna mewajibkan seluruh perusahaan BUMN memfasilitasi dan menyalurkan zakat karyawan Muslim mereka langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.
Langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan potensi dana zakat dari lembaga maupun karyawan BUMN yang diperkirakan mencapai Rp3 triliun per tahun.
Selama ini, realisasi penghimpunan zakat di lingkungan BUMN dinilai masih sangat rendah dan belum mencerminkan potensi riil yang ada.
CEO BPI Danantara, Rosan P Roeslani, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk mendukung optimalisasi dana umat ini.
Baca juga: DSN-MUI Dorong Pembentukan 'Danantara Syariah' untuk Dongkrak Ekonomi Umat
Sebagai langkah konkret, Danantara akan segera mengeluarkan instruksi resmi ke seluruh jaringan BUMN.
"Nanti bisa kita buat surat edarannya dari Danantara untuk mereka bisa menyalurkan bagi karyawan, untuk langsung ke Baznas gitu ya," ujar Rosan dalam audiensi bersama Baznas RI dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dalam keterangan resmi yang dikutip MUI Digital, di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Ketua Baznas RI, Dr Sodik Mudjahid, menyambut baik respons cepat Danantara. Menurutnya, dukungan regulasi dari Danantara sangat krusial agar pengumpulan dana sosial ini memiliki dasar hukum yang kuat di internal BUMN, sekaligus menjadi pilar baru pengentasan kemiskinan di luar instrumen APBN.
"Untuk mengentaskan masalah kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat, selain dana dari APBN, kami perlu Bapak (Danantara) untuk mendukung peraturan tata kelola zakat, infak, sedekah bagi karyawan muslim pada BUMN," tutur Sodik.
Baca juga: Selain Danantara Syariah, DSN-MUI Juga Usulkan Zakat Pengurang Pajak secara Penuh
Sodik menambahkan, optimalisasi ekonomi syariah dan dana umat ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang sejak lama menaruh perhatian besar pada sektor ini sebagai solusi menghadirkan keadilan sosial.
Selain mobilisasi dana, sinergi ini juga akan diperkuat di sektor hilir melalui pemberdayaan ekonomi akar rumput.
Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian MES, Ferry Juliantono, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menawarkan kolaborasi berupa pengembangan koperasi untuk mengelola program produktif Baznas, seperti sistem pengelolaan bank sampah hingga pembentukan koperasi berbasis masjid di berbagai daerah.