Gandeng MPR RI, KPRK MUI Perkuat Wawasan Kebangsaan Melalui Sosialisi 4 Pilar
Admin
Penulis
JAKARTA,MUI.OR.ID—Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (KPRK MUI) menyelenggarakan sosialisasi empat pilar. Sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri perwakilan Muslimah Indonesia.
Ketua Komisi PRK MUI, Siti Ma’rifah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menguatkan peran Muslimah dalam mempererat pertahanan bangsa, sesuai dengan tema pada kegiatan sosialisasi tersebut.
Selain itu, kegiatan sosialisasi empat pilar ini juga merupakan ikhtiar MPR RI dan juga MUI untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat pascapemilu 2024 dan Pra Pilkada serentak 2024.
“Kegiatan ini sangat penting, karena kita baru saja melaksanakan pemilihan presiden dan wakil presiden yang insya Allah akan melaksanakan tugasnya pada oktober nanti, dan kita juga akan melaksanakan pilkada serentak. Untuk itu diperlukan suasana yang kondusif agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” tutur Siti Ma’rifah saat memberikan sambutan di Gedung Nusantara V MPR RI, Jumat (6/9/24).
Menurutnya, sebagai salah satu langkah untuk membangun kesadaran bersama dan untuk pengamalan terhadap empat pilar, MUI merasa terpanggil untuk mengambil peran dalam pelaksanaan sosialisasi ini.
Terlebih, saat ini Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika mulai terlupakan pemaknaan
dan pengamalannya di kehidupan berbangsa dan bernegara.
“MUI sebagai lembaga yang memiliki tugas sebagai khadimul ummah (pelayan ummat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah) memiliki tanggung jawab dan terpanggil untuk bersama-sama dengan pemerintah dalam memberi pemahaman terkait nilai kebangsaan kepada seluruh masyarakat,” kata dia.
“Termasuk dalam hal ini kaum perempuan, khususnya Muslimah yang memiliki peran sangat penting dalam pembangunan bangsa,” ujarnya menambahkan.
Pada kesempatan yang sama, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dia mengingatkan kepada peserta sosialisasi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang luar biasa, yang sangat berperan dalam menyampaikan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
“Hal tersebut sejalan dengan semangat keagamaan yang dianut MUI, yaitu rahmatan lil alamin, Islam yang berdasarkan dengan realitas kebhinekaan masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara, dan dengan landasan empat pilar MPR RI yang telah terbukti mampu merajut keutuhan bangsa,” kata dia menjelaskan.
Selain itu, Nabi Muhammad saw juga menempatkan posisi perempuan demikian terhormat dalam Islam, sehingga perempuan memiliki peran yang sangat kuat dalam membangun bangsa.
“Perempuan adalah madrosatul ula, pendidik pertama yang akan menyiapkan generasi muda dan juga berperan sebagai agen perubahan yang berpengaruh untuk memperkuat peran Muslimah dalam membangun bangsa yang kuat dan bermartabat,” ungkapnya.(Dhea Oktaviana, ed: Nashih)