Apresiasi Pimpinan Infokomdigi MUI Jadi Guru Besar, Ketua KPI: Prof Gun Gun Pengamat Politik yang Bernas
Admin
Penulis
Tangerang Selatan, MUI Digital--Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Ubaidillah Sadewa memberikan apresiasi atas pengukuhan Wakil Ketua Komisi Infokomdigi MUI Prof Gun Gun Heryanto sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ketua KPI Pusat Ubaidillah Sadewa bersama sejumlah Pimpinan KPI menghadiri secara langsung Pengukuhan Prof Gun Gun Heryanto sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Politik dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Wakil Ketua Komisi Informasi, Komunikasi dan Digital (Infokomdigi) MUI ini menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Konvergensi Simbolik dalam Komunikasi Politik Digital Kontemporer: Pendekatan Tindakan Komunikatif untuk Menguatkan Ruang Publik Baru di Era Cyberdemocrazy".
Ketua KPI menilai orasi ilmiah yang disampaikan Prof Gun Gun sangat menarik dengan tema kekinian. Orasi ilmiah tersebut disampaikan dengan teori-teori ide baru yang terasa segar.
"Tema Prof Gun Gun ini terasa segar dan menjadi pemantik diskusi, terutama komunikasi politik. Dengan pengalaman beliau sebagai pengamat politik yang juga akademisi dengan penyampaian yang bernas," kata Ubaidillah yang juga Majelis Ahli Infokomdigi MUI.
Ubaidllah menyebut Prof Gun Gun sebagai salah satu pakar komunikasi politik yang mumpuni di era digital dan sangat familier di media, terutama media penyiaran. KPI berharap Prof Gun Gun terus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan materi informasi kekinian.
"(Serta) pandangan-pandangannya terhadap dinamika politik maupun komunikasi secara luasi. Apresiasi dan selamat kepada Prof Gun Gun Heryanto sudah mencapai level tertinggi di dunia akademik," kata dia.
Selain Prof Gun Gun, ada enam guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang keilmuan strategis, yakni Ilmu Komunikasi Politik, Biologi Terapan (Ekologi), Kecerdasan Artifisial. Lalu, Sejarah dan Peradaban Islam, Hukum Ketatanegaraan Islam Perbandingan, Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan Islam, dan Filsafat Islam.
Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar ini resmi dibuka oleh Ketua Senat, Prof. Dr. H. Dede Rosyada, MA. Kemudian pembacaan SK oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, M.A., M.H.
Pengukuhan Tujuh Guru Besar sebagai upaya memperkuat kontribusi keilmuan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Kemudian guru besar lainnya adalah Prof. Dr. Agus Salim, S.Ag., M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Biologi Terapan (Ekologi), dan Prof. Husni Teja Sukmana, S.T., M.Sc., Ph.D. sebagai Guru Besar Bidang Kecerdasan Artifisial, Prof. Dr. H. M. Yakub, M.A. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah dan Peradaban Islam, Prof. Dr. Drs. KH. Mujar Ibnu Syarif, S.H., M.Ag. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Ketatanegaraan Islam Perbandingan.
Selanjutnya, Prof. Dr. H. Mahsusi, M.M. sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan Islam. Terakhir, Prof. Dr. H. Kholid Al Walid, M.Ag. sebagai Guru Besar Bidang Filsafat Islam. Para guru besar ini dikukuhkan secara langsung oleh Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar M.A., Ph.D.
(Sadam ed: Muhammad Fakhruddin)