Mengenal Rukun Wudhu Menurut Madzhab Syafi’i dan Dalilnya
Admin
Penulis
Foto: freepik
JAKARTA, MUI.OR.ID— Wudhu merupakan salah satu syarat sah shalat yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim.
Tanpa wudhu, ibadah shalat tidak dianggap sah. Karena itu, memahami rukun wudhu menjadi hal penting agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Muhammad Ajib, Lc, MA dalam bukunya Fiqih Wudhu Versi Madzhab Syafi’i (2019:9) menjelaskan bahwa mempelajari rukun wudhu bertujuan untuk memastikan apakah wudhu seseorang sah atau tidak.
Ukurannya sederhana yakni jika seluruh rukun wudhu dilaksanakan, maka wudhu tersebut sah. Sebaliknya, jika ada yang ditinggalkan, maka wudhu tidak sah. Dengan demikian, rukun wudhu adalah perkara pokok yang wajib dipenuhi ketika berwudhu.
Landasan kewajiban wudhu dan rukun-rukunnya terdapat dalam firman Allah Ta’ala:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ