Wakil Ketua Komisi Dakwah Tekankan Strategi Penguatan Dakwah dengan Jaga Kerukunan
ADMINISTRATOR
Penulis
JAKARTA.MUI.OR.ID—Wakil Ketua Komisi Dakwa MUI, Buya Risman Muvhtar berpesan kepada para da’i untuk menyampaikan dakwah yang sejuk dan tidak memicu terjadinya perpecahan antar umat.
Hal tersebut disampaikan dalam agenda pembekalan da’i MUI yang akan melaksanakan dakwah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Para da’i yang akan melaksanakan misi dakwah ke NTT, berdakwahlah dengan istiqomah dan menjaga kerukunan. Allah memerintahkan kepada kita agar hidup rukun, tidak saling berpecah belah,” ujarnya, Rabu, (21/2/24).
Menurutnya, poin penting yang harus dilaksanakan dalam misi dakwah adalah menyebarkan perdamaian. Karena suasana yang damai akan sangat mempengaruhi kualitas keimanan, dengan begitu akan meminimalisir terjadinya perpecahan antar umat beragama.
Dia juga mengatakan, sebagai seorang muslim, terlebih seorang da’i tidak dibenarkan untuk berdiam diri ketika melihat terjadinya perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, hal tersebut justru tidak mengindahkan perintah dari Allah swt.
“Kita tidak boleh membiarkan orang bermusuhan dan terpecah belah. Jika kita membiarkan hal tersebut maka sama artinya bahwa kita tidak mengindahkan perintah Allah,” kata dia.
“Ketika melihat orang berpecah belah dan kita hanya diam saja, maka kita telah meninggalkan perintah Allah swt,” imbuhya.