Tugaskan Dai di Daerah 3T, Komisi Dakwah MUI Sebut 2 Keberhasilan
Junaidi
Penulis
JAKARTA , MUI.OR.ID—Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI, KH Ahmad Zubaidi jelaskan dua keberhadilan program pengiriman Dai ke Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Menurutnya, program tersebut adalah bentuk pelayanan terhadap umat Islam.
"Karena di daerah 3T ini sebenarnya umat Islamnya banyak, tapi yang membimbing mereka, seperti jadi imam sholat, guru ngaji, dan pelayanan jenazah sangat kurang, sehingga kami perlu mengurimkan para dai ke sana," kata dia dalam keterangan pers yang diterima MUIDigital (30/01/2023).
Menurut Kiai Zubaidi, program penugasan 20 Dai menunjukkan keberhasilan dalam dakwah keagamaan. Pertama, kata dia, menyangkut tentang terpenuhinya pelayanan keagamaan masyarakat daerah tertinggal.
Menurutnya, masyarakat merasa puas karena kebutuhan keagamaan mereka menjadi terpenuhi dengan adanya pelayanan dari para dai.