Momentum Tahun Baru, Sekjen MUI: Mari Tingkatkan Ketakwaan
Junaidi
Penulis
Menurut Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan, pergantian tahun ini merupakan salah satu bukti kekuasaan Allah SWT.
"Soal pergantian tahun baru, paling tidak bisa dimaknai sebagai waktu masa lalu untuk memprediksi tahun depan, masa kini dan masa yang akan datang," ujar Buya Amirsyah kepada tim MUIDigital saat dihubungi via whatsapp, Ahad (31/12/23).
"Karena itu, pergantian tahun baru harus dapat melakukan muhasabah terhadap masa lalu, masa kini dan masa depan," imbuhnya.
Selain itu, Sekjen MUI juga mengingatkan masyarakat untuk bermuhasabah terhadap hal-hal yang telah berlalu pada 2023, dengan harapan dapat menjadikan diri kita sebagai individu yang lebih baik di tahun baru mendatang.
"Muhasabah bermakna melakukan perbaikan terhadap perbuatan, sikap dalam bentuk kelemahan, kesalahan, dan mempertahankan kebaikan diri sendiri, kelompok dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," tuturnya.
Allah SWT memberikan kelebihan kepada manusia untuk menentukan masa depan yang lebih baik sebagaimana perintah Allah SWT dalam Surat Ar-Ra'd, ayat 11:
إِنَّ اللهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ