JAKARTA, MUI.OR.ID — Mungkin tidak banyak yang sadar kalau sebenarnya banyak orang NU di MUI. Banyak tokoh muda NU yang menjadi pengurus MUI. Termasuk ulama-ulama muda juga banyak yang menjadi ulama di NU dan MUI.
Sebut saja Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh yang sejak muda sudah berkecimpung dan aktif di organisasi NU seperti IPNU. Sebut pula Ketua MUI Bidang Dakwah and Ukhuwah, KH Cholil Nafis.
Belum lagi Ketua MUI Bidang Halal dan Ekonomi Syariah, KH Sholahuddin Al Aiyyub yang juga menjadi pengurus PBNU. Beliau bertahun-tahun menjadi tangan kanan sekaligus anak asuh Kiai Sahal Mahfudz.
Selain itu, banyak pengurus di level Komisi, Badan, dan Lembaga MUI yang menjadi pengurus NU di berbagai level.
Sebagai ulama yang menjadi Ketua MUI bidang Fatwa Maudhuiyah serta Wakil Rais ‘Aam PBNU, KH Afifuddin Muhadjir mencermati ternyata ada perbedaan mencolok antara orang NU ketika di PBNU dan ketika di MUI.
“Ada perbedaan ketika teman-teman NU ada di PBNU dan di MUI, kalau di PBNU biasa terlambat paling tidak molor satu jam, ketika mereka orang NU ada di MUI bisa tepat waktu. Mengapa mereka ketika di MUI bisa tepat waktu itu rahasia yang belum terjawab, ” kelakar Kiai Afif, Sabtu (03/02/2024) malam di Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo.
Sambutan Wakil Pengasuh Pesantren Sukorejo itu lantas disambut tawa renyah seluruh peserta Pra Ijtima Ulama Komisi Fatwa Seluruh Indonesia ke-VIII yang memenuhi Aula kantor Pusat Pesantren Salalafiyah Syafi’iyah Situbondo.