Ketua LPLH-SDA MUI: FGD Petakan Aksi Iklim Komunitas untuk Perkuat Gerakan Nyata
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Jakarta, MUI Digital — Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH-SDA) MUI, Suhardin, menegaskan pentingnya pemetaan aksi iklim yang telah dilakukan oleh berbagai komunitas guna memperkuat gerakan nyata dalam menjaga lingkungan.
Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Aksi Iklim Berbasis Iman, Budaya, dan Komunitas yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia melalui LPLH-SDA MUI di Aula Buya Hamka, Gedung MUI, Menteng, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Menurut Suhardin, kegiatan FGD tersebut bertujuan memetakan berbagai aksi iklim yang telah dilakukan oleh komunitas serta merumuskan langkah konkret untuk program aksi iklim ke depan.
Baca juga: Pengarah LPLH-SDA MUI Dorong Penguatan Aksi Iklim Melalui Zakat dan Wakaf Hijau
“FGD ini dilakukan untuk memetakan aksi-aksi iklim yang sudah berjalan, sekaligus melihat program aksi iklim ke depan yang lebih konkret, baik dalam bentuk sosialisasi maupun yang dapat mempengaruhi kebijakan publik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini berbagai konsep, wacana, dan gerakan terkait isu lingkungan cukup banyak berkembang. Namun demikian, aksi nyata di lapangan masih perlu diperkuat.
“Konsep dan wacana sudah banyak, gerakan juga sudah banyak, tetapi aksi nyata masih perlu kita dorong agar semakin berkembang di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui FGD tersebut, LPLH-SDA MUI berupaya mengidentifikasi berbagai bentuk aksi nyata yang telah dilakukan oleh komunitas, mulai dari pengelolaan sampah, rehabilitasi hutan dan lahan, konservasi keanekaragaman hayati, hingga kegiatan bersih-bersih sungai.