Disambangi Komisi Fatwa MUI Pusat, MUI Banyuwangi: Alhamdulillah Seruan Kami Didengar Masyarakat
Admin
Penulis
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum MUI Banyuwangi Kiai Mohammad Yamien menyampaikan bahwa banyak seruan MUI yang didengar dan dijalankan masyarakat.
Beberapa seruan yang dikeluarkan MUI Banyuwangi adalah terkait masalah battle sound saat Ramadhan. Battle sound merupakan pertandingan keras-kerasan suara sound yang kadang membuat kaca rumah warga pecah.
Selain itu, Kiai Yamien menambahkan, MUI Banyuwangi juga mengeluarkan seruan tentang larangan mengarak ogoh-ogoh (patung raksasa) saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Seruan-seruan MUI tersebut yang tentu saja bekerjasama dengan ormas Islam di Banyuwangi seperti NU, Muhammadiyah, Al Irsyad, Al Khairiyah, dan lain-lain ternyata didengar dan dipatuhi masyarakat.
Selain itu, dari sisi penguatan organisasi, MUI Banyuwangi tengah menyiapkan akreditasi terhadap MUI di 25 kecamatan di seluruh Banyuwangi.
“Akreditasi ini kita lakukan untuk mendorong MUI kecamatan terus bergerak beriringan,” ujarnya di Kantor MUI Banyuwangi.
Selain itu, dalam hubungan toleransi antar agama, MUI Banyuwangi juga menginisiasi forum lintas agama untuk pemuda.