Di Pesantren Kilat Ramadhan, Sekjen MUI Berharap Santri Bisa Ikut Jadi Problem Solver Bangsa
Admin
Penulis
Tangerang, MUI Digital— Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan berharap santri di Pondok Pesantren Tahfizh Darul Qur'an menjadi kader ulama yang bisa menjadi problem solver keumatan maupun kebangsaan.
Hal ini disampaikannya dalam acara Pesantren Kilat Ramadhan yang digelar Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) MUI di Pondok Pesantren Tahfizh Darul Qur'an (DaQu), Kota Tangerang, Banten. Kegiatan ini digelar pada 24-25 Februari 2026.
"Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat jati diri santri yang nanti menghasilkan kader ulama yang bisa menjadi problem solver," kata Buya Amirsyah Tambunan, Rabu (25/2/2026).
Selain itu, Buya Amirsyah juga berharap santri DaQu bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di MUI. Buya Amirsyah mengatakan, salah tugas MUI adalah berdakwah.
"Dakwah yang mengajak, bukan mengejek. Dakwah yang merangkul, bukan memukul serta mempersatukan kekuatan umat," kata Buya Amirsyah dalam acara bertajuk: Remaja Berakhlak, Bangsa Bermartabat itu.
Pesantren Kilat Ramadhan MUI, menurutnya, merupakan momen penting untuk mewujudkan karakter remaja sebagai kader umat dan bangsa.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh DaQu, KH Ahmad Jamil, menyambut positif kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan MUI.