Di Pesantren Kilat Ramadhan MUI, Buya Sekjen Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Admin
Editor
Bekasi, MUI Digital — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga kebaikan sebuah negara.
Menurutnya, kedua unsur tersebut merupakan kunci utama dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang baik, aman, dan penuh kedamaian.
“Kalau negara ini mau baik, pertama ulama, dan kemudian umara. Kalau negara ini tidak baik, dua juga kuncinya, tergantung pada ulama dan umara,” ujarnya saat memberikan sambutan pada kegiatan Pesantren Kilat Ramadan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Bekasi, Sabtu (7/3/2026).
Dia menjelaskan, dalam pandangan Islam ulama dan pemimpin pemerintahan memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dalam menjaga kehidupan masyarakat dan arah perjalanan bangsa.
“Mitra yang dimaksudkan adalah mitra sejati, mitra strategis. Jadi kalau mitra itu berarti tidak ada bawahan dan tidak ada atasan, tetapi saling bekerja sama,” jelasnya.
Karena itu, kata dia, MUI terus menjalankan peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Sekjen MUI Buya Amirsyah didampingi pengurus MUI berpose bersama dalam Pesantren Kilat Ramadhan MUI di Bekasi. Foto: Fitri/ MUI Digital