Lewati ke konten utama
Sabtu, 25 Juli 2026 / 10 Shafar 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Di KUII VIII, MUI Gandeng UI Kembangkan Artificial Intelligence untuk Kemajuan Bangsa

2 menit baca 72 dibaca
MUI UI
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan Data Science dan artificial intelligence (AI) antara MUI dan Universitas Indonesia dalam rangkaian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII. Foto: Latifahtul Jannah/ MUI Digital
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Universitas Indonesia (UI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengembangan Data Science dan artificial intelligence (AI) dalam rangkaian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII.

Kerja sama ini menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat pemanfaatan teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.

Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, mengatakan perkembangan AI harus disikapi secara bijaksana. Menurutnya, umat Islam tidak boleh hanya menjadi pengguna atau bahkan objek dari perkembangan teknologi, tetapi harus mampu menguasai dan mengarahkannya untuk tujuan yang positif.

"Soal AI tadi sudah ada MoU dengan Universitas Indonesia. Soal AI ini, artificial Intelligence, kita jangan mau menjadikan ini sebagai mata-mata rujukan. Tapi umat bangsa ini harus mengendalikan AI," ujar Buya Amirsyah saat seuusai pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Di KUII VIII, Pegiat Pemilu Rekomendasikan Sejumlah Perbaikan untuk Penguatan Demokrasi

Ia menegaskan, AI merupakan teknologi yang memiliki manfaat besar apabila dimanfaatkan secara tepat. Namun, berbagai potensi dampak negatif juga harus diantisipasi sejak dini.

"Sebagai bagian dari teknologi, secara positif bisa dimanfaatkan, tapi aspek-aspek negatif harus dihindari, harus dicegah," tegasnya.

Baca juga: KUII VIII Usung Misi "Ulama Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat"

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu agenda penting dalam KUII VIII sebagai bentuk komitmen MUI bersama Universitas Indonesia untuk mengembangkan riset, pendidikan, dan inovasi di bidang Data Science dan Artificial Intelligence yang berlandaskan etika, nilai-nilai keislaman, serta kepentingan nasional.

Melalui kolaborasi tersebut, MUI berharap pengembangan AI di Indonesia tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap mengedepankan aspek moral, etika, dan kemanusiaan.