AS-Israel Serang Iran, Majelis Ulama Indonesia Sampaikan 10 Tausiyah
Miftahul Jannah
Penulis
Azharun N
Editor
Jakarta, MUI Digital— Menyusul eskalasi serangan militer Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan sepuluh poin tausiyah sebagai respons atas konflik yang dinilai berpotensi memicu perang regional lebih luas dan mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.
Tausiyah bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 tersebut ditetapkan di Jakarta pada 11 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 1 Maret 2026.
Dalam pengantarnya, MUI mengingatkan bahwa eskalasi konflik terjadi di saat umat Islam dunia tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, bulan yang semestinya dijaga kesuciannya dengan memperkuat persatuan dan perdamaian.
Dalam poin pertama, MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan Israel Amerika pada 28 Februari 2026. MUI mendoakan almarhum sebagai syahid dan berharap mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
MUI juga mengutuk keras serangan Israel yang didukung Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.
Menurut MUI, setiap bentuk agresi yang melanggar kedaulatan negara lain harus dihentikan.
Terkait serangan balasan Iran ke sejumlah pangkalan militer di kawasan Teluk, MUI menyatakan memahami langkah tersebut sebagai bentuk pembelaan diri yang dilindungi hukum internasional.