Lewati ke konten utama
Selasa, 22 September 2026 / 10 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Komisi Seni dan Budaya MUI Sumut Lakukan Pembinaan Tilawah dan Nagham bagi Peserta MTQ
Sumatera Utara

Komisi Seni dan Budaya MUI Sumut Lakukan Pembinaan Tilawah dan Nagham bagi Peserta MTQ

Komisi Seni dan Budaya MUI Sumut Lakukan Pembinaan Tilawah dan Nagham bagi Peserta MTQ

/ 9 Rabiul Akhir 1448 H 4 menit baca

Medan, muisumut.or.id. 21 Sepetember 2026 -Komisi Seni dan Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan mengembangkan potensi generasi Qur’ani, khususnya di bidang seni baca Al-Qur’an. Salah satu bentuk pembinaan tersebut dilakukan oleh Ustazah Nurjannah, M.H.I., anggota Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara, melalui pembinaan intensif tilawah dan nagham kepada peserta yang dipersiapkan untuk mengikuti musabaqah pada tingkat provinsi hingga nasional.

Pembinaan tersebut diberikan kepada Arsyi Zahiri, peserta pada cabang Tilawah Dewasa Putri, serta Nurjannah Adila, peserta pada cabang Tilawah Remaja Putri. Keduanya mendapatkan pendampingan secara khusus untuk meningkatkan kualitas bacaan, penguasaan lagu atau nagham, ketepatan tajwid, kefasihan, suara, serta kemampuan menampilkan tilawah Al-Qur’an secara baik dan berkarakter.

Dalam proses pembinaan, Ustazah Nurjannah, M.H.I. memberikan perhatian tidak hanya pada aspek keindahan suara, tetapi juga pada kesesuaian bacaan dengan kaidah tajwid dan fashahah. Penguasaan nagham juga diarahkan agar dapat mendukung penghayatan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca, sehingga tilawah yang ditampilkan tidak hanya indah secara musikal, tetapi juga mampu menghadirkan kekhusyukan dan pesan spiritual kepada para pendengar.

Pembinaan tilawah seperti ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi yang memiliki standar penilaian tinggi. Setiap peserta dituntut memiliki kemampuan yang seimbang dalam aspek tajwid, fashahah, suara, lagu, serta penguasaan teknik penampilan. Karena itu, pendampingan yang terarah dan berkelanjutan menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kesiapan peserta sebelum tampil pada ajang musabaqah tingkat provinsi maupun nasional.

Ustazah Nurjannah, M.H.I., sebagai anggota Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara, juga terus mendorong agar pembinaan seni baca Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam perlombaan. Lebih dari itu, pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah yang memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an, menjaga adab dalam membacanya, serta mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Bagian dari Khidmah Komisi Seni dan Budaya MUI Sumut

Kegiatan pembinaan tilawah dan nagham ini menjadi bagian dari khidmah Komisi Seni dan Budaya MUI Provinsi Sumatera Utara dalam mengembangkan seni Islami yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Seni baca Al-Qur’an merupakan salah satu khazanah penting dalam tradisi Islam yang perlu terus dipelihara, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui pembinaan para qari dan qariah, Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara berupaya mengambil peran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni Al-Qur’an. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman, penghayatan, dan kecintaan terhadap Kalamullah.

Pembinaan kepada Arsyi Zahiri dan Nurjannah Adila juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dalam seni baca Al-Qur’an. Prestasi di bidang tilawah bukan hanya merupakan kebanggaan pribadi maupun daerah, tetapi juga dapat menjadi sarana syiar Islam yang memperkenalkan keindahan bacaan Al-Qur’an kepada masyarakat luas.

MUI Sumatera Utara melalui Komisi Seni dan Budaya memandang bahwa seni baca Al-Qur’an memiliki nilai strategis dalam dakwah. Keindahan nagham yang dipadukan dengan bacaan yang benar dapat menjadi media yang efektif untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat suasana religius di tengah kehidupan umat.

Diharapkan melalui pembinaan yang konsisten, Arsyi Zahiri pada cabang Tilawah Dewasa Putri dan Nurjannah Adila pada cabang Tilawah Remaja Putri dapat semakin matang dalam persiapan dan mampu memberikan penampilan terbaik pada musabaqah tingkat provinsi maupun nasional.

Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara akan terus mendorong serta mendukung berbagai bentuk pembinaan seni Al-Qur’an sebagai bagian dari pengabdian kepada umat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan lebih banyak qari dan qariah berkualitas yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara sekaligus menjadi duta Al-Qur’an yang membawa pesan kedamaian, keindahan, dan kemuliaan Islam di tengah masyarakat.

 

BAGIKAN: