Lewati ke konten utama
Selasa, 22 September 2026 / 10 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara Laksanakan Pembinaan Tahsin Tilawah Al-Qur’an Bersama Jamaah Masjid Al-Ikhwan Medan
Sumatera Utara

Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara Laksanakan Pembinaan Tahsin Tilawah Al-Qur’an Bersama Jamaah Masjid Al-Ikhwan Medan

Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara Laksanakan Pembinaan Tahsin Tilawah Al-Qur’an Bersama Jamaah Masjid Al-Ikhwan Medan

/ 9 Rabiul Akhir 1448 H 4 menit baca

Medan, muisumut.or.id., 20  September 2026 – Bidang/Komisi Seni dan Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara terus memperkuat program pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan secara rutin adalah Pembinaan Tahsin Tilawah Al-Qur’an bagi ibu-ibu Jamaah Masjid Al-Ikhwan Medan, yang berlangsung setiap malam Rabu dan malam Sabtu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara dalam meningkatkan kemampuan umat Islam dalam membaca Al-Qur’an secara baik, benar, tartil, serta sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf. Pembinaan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan koreksi secara langsung dalam praktik membaca Al-Qur’an.

Program tahsin tilawah ini dibina langsung oleh Ustadz Dr. Awaluddin, M.Pd., yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimilikinya, pembinaan diarahkan pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an jamaah, mulai dari ketepatan pengucapan huruf hijaiyah, penerapan hukum tajwid, panjang-pendek bacaan, kefasihan, hingga pembiasaan membaca Al-Qur’an secara tartil dan nagam tilawah yaitu seni baca Maqam Bayyati, Hijaz, Nahawan dan Ras.

Dalam setiap pertemuan, jamaah mendapatkan kesempatan untuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an secara bergantian. Bacaan tersebut kemudian diperhatikan dan dikoreksi secara langsung apabila terdapat kekeliruan dalam pengucapan huruf, makhraj, sifat huruf, maupun penerapan hukum tajwid. Metode pembinaan yang bersifat langsung dan praktis ini diharapkan memudahkan para peserta dalam mengenali serta memperbaiki kesalahan bacaan secara bertahap.

Kegiatan rutin ini mendapatkan perhatian khusus karena kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim. Tidak hanya sebagai bagian dari ibadah, bacaan Al-Qur’an yang benar juga menjadi dasar dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, serta kecintaan umat terhadap kitab suci Al-Qur’an.

Melalui pembinaan yang dilakukan dua kali dalam sepekan, yakni setiap malam Rabu dan malam Sabtu, diharapkan proses peningkatan kemampuan jamaah dapat berlangsung secara konsisten. Keberlanjutan kegiatan menjadi salah satu faktor penting dalam pembelajaran tahsin, karena keterampilan membaca Al-Qur’an memerlukan latihan, pembiasaan, dan koreksi secara terus-menerus.
Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara memandang kegiatan tahsin tilawah sebagai bagian dari pembinaan umat yang memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan seni baca Al-Qur’an. Seni dalam perspektif Islam tidak hanya berkaitan dengan ekspresi keindahan, tetapi juga dapat diarahkan untuk memperindah bacaan Al-Qur’an dengan tetap berpedoman kepada kaidah tajwid, adab, serta ketentuan syariat.

Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial yang penting. Pertemuan rutin ibu-ibu Jamaah Masjid Al-Ikhwan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menciptakan lingkungan belajar Al-Qur’an yang aktif di tengah masyarakat. Dengan demikian, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan dan pembinaan keislaman bagi umat.

Pembinaan yang dilakukan oleh Ustadz Dr. Awaluddin, M.Pd. juga merupakan bentuk keterlibatan langsung pengurus Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara dalam kegiatan pembinaan masyarakat. Kehadiran pengurus MUI di tengah jamaah diharapkan dapat memperkuat hubungan antara ulama, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara tidak hanya berperan dalam pengembangan seni budaya Islami, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Pembinaan tahsin tilawah menjadi salah satu sarana untuk membangun generasi dan keluarga Muslim yang semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Melalui kegiatan tersebut, para ibu jamaah diharapkan tidak hanya semakin baik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menularkan pembelajaran yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan masing-masing. Dengan demikian, manfaat program dapat berkembang lebih luas dan ikut mendukung terbentuknya masyarakat yang mencintai, membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara berharap kegiatan pembinaan Tahsin Tilawah Al-Qur’an bersama Jamaah Masjid Al-Ikhwan Medan ini dapat terus berjalan secara istiqamah dan berkembang. Program serupa juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masjid, majelis taklim, dan komunitas Muslim lainnya untuk menghidupkan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an secara rutin dan berkesinambungan.

Dengan semangat membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, pembinaan Tahsin Tilawah Al-Qur’an ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Komisi Seni dan Budaya MUI Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas keagamaan umat, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan umat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAGIKAN: