Lewati ke konten utama
Senin, 21 September 2026 / 9 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Prof Noor Achmad Apresiasi Sukses MTQ Nasional XXXI, Prestasi Kafilah Melompat dari Peringkat 16 ke Runner Up
Jawa Tengah

Prof Noor Achmad Apresiasi Sukses MTQ Nasional XXXI, Prestasi Kafilah Melompat dari Peringkat 16 ke Runner Up

Prof Noor Achmad Apresiasi Sukses MTQ Nasional XXXI, Prestasi Kafilah Melompat dari Peringkat 16 ke Runner Up

/ 8 Rabiul Akhir 1448 H 4 menit baca

SEMARANG — Kesuksesan Jawa Tengah sebagai tuan rumah sekaligus capaian prestasi kafilah dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 mendapat apresiasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah.

Ketua Umum MUI Jawa Tengah Prof Dr KH Noor Achmad, MA, menilai penyelenggaraan MTQ Nasional di Jawa Tengah merupakan salah satu yang terbaik sepanjang pengalaman dirinya mengikuti ajang dua tahunan tersebut.

Menurut Prof Noor Achmad, keberhasilan itu tidak hanya terlihat dari kelancaran penyelenggaraan yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang, tetapi juga dari pencapaian kafilah Jawa Tengah yang membuat lompatan prestasi luar biasa.

BACA JUGA : KETIKA ANAK MUDA MENIRU YOUTUBE : MUI Jateng Harus Menjadi Kompas, Bukan Polisi Kreativitas

“Alhamdulillah, penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah sangat sukses. Ini membanggakan bagi warga Jawa Tengah dan Indonesia. Dalam sejarah penyelenggaraan MTQN yang sudah kami ikuti, penyelenggaraan di Jawa Tengah kali ini adalah yang terbaik,” ujar Prof Noor Achmad, yang juga Ketua PP Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang.

Ia menuturkan, prestasi kafilah Jawa Tengah juga menjadi catatan penting dalam pelaksanaan MTQ Nasional XXXI. Jawa Tengah yang pada MTQ Nasional sebelumnya di Kalimantan Timur berada di peringkat ke-16, kali ini mampu melesat ke posisi kedua nasional.

“Alhamdulillah, prestasi anak-anak kita, kafilah kita juga luar biasa. Belum pernah terjadi raihan sehebat ini. Kami atas nama MUI Jawa Tengah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi yang membanggakan tersebut,” katanya.

Prof Noor Achmad menilai capaian tersebut menunjukkan adanya keseriusan dalam pembinaan para kafilah. Prestasi runner up dengan raihan 208 poin menjadi bukti bahwa persiapan yang dilakukan secara serius mampu menghasilkan capaian yang signifikan.

BACA JUGA : MTQ dan Peningkatan Literasi Al-Qur’an Al-Qur’an Yang Dibaca, Dipahami, dan Dihidupkan

Apresiasi untuk Pemprov dan Pemkot Semarang
Selain memberikan apresiasi terhadap prestasi kafilah, MUI Jawa Tengah juga menyampaikan penghargaan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI.

Menurut Prof Noor Achmad, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan.

MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di berbagai lokasi di Kota Semarang dan sekitarnya itu tidak hanya menjadi arena kompetisi tilawatil Qur’an, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan masyarakat.

Prof Noor Achmad sendiri mendapat tugas membaca doa pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Sabtu (12/9/2026). Setelah berlangsung selama sepekan, MTQ Nasional XXXI resmi ditutup di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam oleh Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar.

Bagi MUI Jawa Tengah, keberhasilan penyelenggaraan dan prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai capaian sesaat, tetapi menjadi momentum untuk semakin menguatkan pembinaan Al-Qur’an di Jawa Tengah.
“Semoga Jawa Tengah semakin sejahtera, adil dan makmur dengan sinar Al-Qur’an,” tutur Noor Achmad.

Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar saat menutup gelaran MTQ Nasional di Semarang, Sabtu 19 September 2026. ( foto dok kemenag ri)

Menag Sebut Lompatan Prestasi Luar Biasa
Apresiasi serupa sebelumnya disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Ia menyebut keberhasilan Jawa Tengah naik dari peringkat ke-16 menjadi runner up merupakan lompatan prestasi yang luar biasa.
“Ini suatu bukti bahwa di mana ada usaha di situ pasti ada hasil, di mana ada perjuangan di situ ada janji yang sangat disimpan,” kata Nasaruddin.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan pembinaan yang dilakukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah berjalan dengan baik.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan keseriusan kafilah Jawa Tengah yang berada di bawah pembinaan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen selaku Ketua LPTQ Jateng.

“Alhamdulillah. Jawa Tengah sukses. Dari peringkat 16 menjadi peringkat dua nasional. Ini usaha yang luar biasa sekali,” ujar Luthfi seusai penutupan MTQ Nasional XXXI.

Ia mengatakan, para kafilah sebelumnya menjalani pemusatan persiapan, pelatihan, serta pembekalan untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.
“Kita serius menyiapkan mereka agar sukses,” katanya.

Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI, sekaligus kepada seluruh panitia dan pemerintah daerah yang terlibat.
“Saya mewakili masyarakat Jawa Tengah mengucapkan terima kasih. Ini kolaborasi provinsi dengan Kota Semarang dan kabupaten/kota lain,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga umumkan bahwa MTQ Nasional XXXII tahun 2027 akan digelar di DKI Jakarta. Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar juga sudah memberikan SK Kemenag penunjukan tuan rumah MTA Nasional 2027 kepada Wagub DKI Jakarta Rano Karno.

BACA JUGA: MUI Kabupaten Pekalongan Terbitkan Imbauan Terkait SKNC, Minta Evaluasi Total Kegiatan

Berikat Peringkat 10 Besar MTQ Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang Jawa Tengah
1. Kalimantan Timur — 288 poin
2. Jawa Tengah — 208 poin
3. DKI Jakarta — 129 poin
4. Aceh dan Jawa Timur — 99 poin
5. Sumatera Utara dan Jawa Barat — 71 poin
6. Sumatera Selatan — 55 poin
7. Banten — 52 poin
8. Riau — 35 poin
9. Nusa Tenggara Barat — 33 poin
10. Sulawesi Selatan — 31 poin. (asz)

BAGIKAN: