Bidang Informatika dan Komisi Informasi MUI Sumsel Bahas Penguatan Media dan Komunikasi Umat
Bidang Informatika dan Komisi Informasi MUI Sumsel Bahas Penguatan Media dan Komunikasi Umat
Bidang Informatika dan Komisi Informasi MUI Sumsel Bahas Penguatan Media dan Komunikasi Umat
PALEMBANG —— Bidang Informatika bersama Komisi Informasi dan Media Massa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan menggelar rapat koordinasi untuk membahas penguatan sistem informasi, komunikasi, publikasi dan media MUI Sumsel.
Rapat dipimpin Ketua Bidang Informatika MUI Sumatera Selatan, Drs.H. Bangun Lubis, M.Si., didampingi Sekretaris Bidang Informatika, Samsuardy. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program konkret agar aktivitas, pemikiran, keputusan, fatwa serta pelayanan MUI kepada masyarakat dapat dikomunikasikan secara lebih aktif, profesional dan bertanggung jawab.
Bangun Lubis mengatakan, perkembangan teknologi informasi yang demikian cepat menuntut MUI Sumsel memiliki sistem komunikasi yang terencana dan mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform.
“Media MUI bukan hanya memberitakan kegiatan. Yang lebih penting bagaimana informasi itu memberikan edukasi, menyampaikan pandangan ulama, mendengar persoalan umat dan menghadirkan solusi melalui komunikasi yang baik,” ujarnya.
Menurut Bangun, seluruh kanal informasi MUI Sumsel perlu dibangun dalam satu ekosistem. Website muisumsel.or.id, MUI TV Sumsel dan berbagai media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, X/Twitter dan YouTube perlu diaktifkan secara terintegrasi sesuai karakter masing-masing platform.
Website diarahkan menjadi pusat informasi resmi sekaligus arsip digital kelembagaan MUI Sumsel. Materi yang dapat dikembangkan antara lain berita kegiatan, keputusan, fatwa, tausiyah, pernyataan resmi, rekomendasi, agenda, profil pengurus dan komisi, informasi halal, ekonomi syariah, kajian ulama serta berbagai informasi pelayanan umat.
Dalam rapat tersebut, Salman Rasyidin turut memberikan pandangan mengenai pentingnya program yang telah dirancang benar-benar dapat dilaksanakan.
Menurutnya, program jangan berhenti pada konsep dan pembahasan, tetapi harus memiliki langkah kerja yang jelas sehingga dapat diwujudkan secara bertahap.
“Program yang kita bicarakan harus bisa dilaksanakan. Karena itu perlu ada langkah konkret, pembagian tugas dan target yang jelas,” kata Salman.
Masukan tersebut mendapat perhatian dalam pembahasan rapat, terutama mengenai perlunya menentukan program prioritas yang dapat segera dijalankan dengan kemampuan sumber daya yang tersedia.
Sementara itu, Sekretaris Bidang Informatika MUI Sumsel, Samsuardy, menambahkan bahwa penguatan media harus dibarengi tata kelola informasi yang tertib.
Menurutnya, setiap informasi yang akan dipublikasikan perlu memiliki sumber yang jelas, diverifikasi dan disesuaikan dengan ketentuan organisasi.
“Koordinasi menjadi penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat, terukur dan sesuai dengan ketentuan organisasi,” ujarnya.
Dari Komisi Informasi dan Media Massa, Ir. Akbar juga memberikan sejumlah masukan terkait pengembangan komunikasi dan media MUI Sumsel. Ia menilai sinergi antara Bidang Informatika dengan Komisi Informasi dan Media Massa perlu diperkuat agar program media dapat berjalan secara terarah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Sementara itu, Heru, dari Komisi Informasi dan Media Massa, menyampaikan gagasan untuk mengembangkan MUI TV Sumsel sebagai salah satu media resmi yang dapat menjadi wadah informasi, edukasi dan komunikasi MUI dengan masyarakat.
Menurut Heru, MUI TV Sumsel dapat dikembangkan secara bertahap dengan memanfaatkan berbagai platform digital yang tersedia.
Ia juga menekankan agar seluruh media sosial MUI Sumsel dapat segera diaktifkan dan dikelola secara konsisten. Dengan demikian, informasi mengenai kegiatan, kajian, pandangan ulama dan program MUI dapat lebih cepat sampai kepada masyarakat.
“Semua media sosial harus aktif. Jangan hanya memiliki akun, tetapi harus benar-benar digunakan untuk menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan umat,” ujarnya.
Gagasan MUI TV Sumsel tersebut kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan pengembangan media ke depan. Kontennya dapat mencakup program MUI Sumsel Hari Ini, MUI Menjawab, Dialog Ulama, Kajian Keislaman, Tokoh dan Pemikiran, Kabar MUI Kabupaten/Kota, serta berbagai tema yang berkaitan dengan persoalan umat.
Rapat juga membahas pentingnya setiap kegiatan MUI menghasilkan dokumentasi terpadu berupa berita, foto, video, infografis dan arsip digital. Dengan demikian, kegiatan yang telah dilaksanakan tidak berhenti sebagai dokumentasi sesaat, tetapi menjadi bagian dari arsip sejarah perjalanan MUI Sumatera Selatan.
Penguatan komunikasi dengan media massa juga menjadi perhatian. Hal itu dapat dilakukan melalui penyusunan siaran pers, pembangunan jaringan media serta penyediaan informasi resmi yang dapat menjadi rujukan wartawan dalam memberitakan kegiatan dan pemikiran MUI.
Selain itu, media MUI diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi dua arah. Masyarakat bukan hanya menerima informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan pertanyaan, aspirasi, persoalan sosial-keumatan dan berbagai kebutuhan informasi kepada MUI.
Dalam rapat juga muncul gagasan membangun jaringan informasi dengan MUI Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan. Setiap daerah diharapkan memiliki jalur komunikasi untuk menyampaikan agenda, berita, foto, video dan program sehingga media MUI Sumsel dapat menjadi rumah informasi MUI di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Bangun Lubis menegaskan, penguatan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam program tersebut. Tim media perlu meningkatkan kemampuan jurnalistik, penulisan berita, fotografi, videografi, desain grafis, media sosial, pengelolaan website, live streaming dan komunikasi publik.
“Yang kita bangun bukan sekadar banyaknya konten, tetapi sistem. Informasinya benar, akurat, terverifikasi, santun, mencerahkan dan bertanggung jawab,” tegas Bangun.
Ia berharap hasil rapat dapat menjadi pijakan bersama untuk membangun sistem informasi MUI Sumsel yang aktif, profesional, informatif, edukatif, responsif dan terpercaya.
Dengan demikian, Bidang Informatika bersama Komisi Informasi dan Media Massa MUI Sumsel tidak hanya menjadi bagian yang mengelola publikasi organisasi, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antara MUI dengan umat, pemerintah, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat dan media massa.
Semangat yang menjadi dasar pengembangan tersebut adalah:
MUI HADIR, MEMBERSAMAI UMAT.
@bangbangunlubis