SMK Mathla'ul Anwar Lebak Jadi Lokasi IsDF MUI Sembelih Sapi Kurban dari Wapres, Kapolri dan Chairul Tanjung
Sadam Al Ghifari
Penulis
Azharun N
Editor
LEBAK, MUI Digital— Suasana Hari Raya Idul Adha di SMK Mathla'ul Anwar Cibuah, Kecamatan Warunggunung, berlangsung semarak. Tahun ini, sekolah tersebut dipilih menjadi salah satu titik pusat penyaluran dan pemotongan hewan kurban oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Islamic Dakwah Fund (IsDF) MUI.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 3 ekor sapi berbobot jumbo disembelih di lokasi ini. Sapi-sapi kurban tersebut berasal Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan pengusaha nasional Chairul Tanjung.
Ketua IsDF MUI, Trisna Ningsih Yuliati, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pemotongan di sekolah ini merupakan bagian dari amanah 14 ekor sapi kurban yang diterima IsDF MUI secara nasional dari berbagai tokoh bangsa dan lembaga filantropi.
"Dari IsDF MUI sendiri, pemotongan ini memang rutin kita lakukan pada Hari Raya Idul Adha. Khusus di SMK Mathla'ul Anwar Cibuah ini, ada 3 sapi yang dipotong, pertama dari Bapak Kapolri, lalu dari Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, serta dari Bapak Chairul Tanjung," kata Trisna Ningsih di SMK Mathla'ul Anwar, Warunggunung, Lebak-Banten, Kamis (28/5/2026).
Trisna menjelaskan, pemilihan sekolah dan pondok pesantren sebagai mitra penyaluran bertujuan agar dampak dan manfaat dari ibadah kurban ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di akar rumput.
Dengan bobot sapi yang cukup besar, di mana sapi dari Wapres Gibran dan Chairul Tanjung rata-rata mencapai berat 800 kilogram, IsDF MUI menargetkan jumlah penerima manfaat yang cukup besar di wilayah Warunggunung dan sekitarnya.
"Target penerimanya di sekolah ini sebanyak 1.500 penerima. Alokasinya didistribusikan untuk lingkungan sekolah, warga masyarakat sekitar kita, serta beberapa pondok pesantren yang ada di sekitar sini," jelasnya.
Selain melakukan aksi sosial pembagian daging, IsDF MUI juga mengajak seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para pelajar, pengajar, hingga warga sekitar, untuk meresapi makna terdalam dari Hari Raya Kurban.
Menurut Trisna, esensi utama dari ibadah ini adalah mengasah kepedulian sosial dan keteguhan iman yang dicontohkan oleh para nabi terdahulu.
"Spirit kurban pastinya kita mentauladani pengorbanan Nabi Ibrahim serta keikhlasan dari Nabi Ismail. Semoga dengan pengorbanan dan keikhlasan mereka, kita dapat mengambil suri tauladan untuk dijadikan contoh dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Trisna yang juga Bendahara MUI.
Bantuan sapi tersebut juga berasal dari BPKH, Partai Demokrat, Toko Daging Nusantara, Rumah Zakat, BAZNAS, Bank Aladin, serta BSI Maslahat.