Lewati ke konten utama
Sabtu, 22 Agustus 2026 / 9 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Reorientasi Muzaki, BAZNAS Tekankan Fundraising Berbasis Relasional dan Spiritual

2 menit baca 188 dibaca
IMG_8540
Bagikan:

JAKARTA, MUI Digital -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengkaji reorientasi pengelolaan muzaki dan menekankan pentingnya strategi fundraising berbasis nilai (value-driven fundraising).

Hal tersebut disampaikan dalam forum edukasi BAZNAS Knowledge Sharing yang digelar secara daring pada Selasa (18/8/2026). 

Pendekatan ini diarahkan untuk mendorong pergeseran paradigma dalam mobilisasi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), yang semula bersifat transaksional menjadi lebih relasional dan spiritual.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan yang menjadi narasumber utama dalam forum tersebut, memaparkan materi bertajuk Value-Driven Fundraising Reorientasi Pengelolaan Muzaki.

“Kalau kita bisa mengelola muzaki dengan baik, maka insyaallah penghimpunan kita juga akan naik karena basisnya adalah value driven, bagaimana fundraising berbasis nilai yang menciptakan dampak dan kemanfaatan satu sama lain antara muzaki, amil, mustahik, dan publik atau stakeholder zakat yang lainnya,” jelas Rizaludin.

Menurut Rizaludin, pendekatan berbasis nilai tersebut diperkuat melalui empat pilar utama, yaitu Dakwah Zakat, Impact Zakat, Management Muzaki, dan Engagement Muzaki. 

Melalui empat pilar tersebut, BAZNAS tidak hanya berfokus pada target angka penghimpunan, tetapi juga membangun ekosistem nilai dan perubahan.

Penerapan tata kelola hubungan muzaki yang terstruktur dan konsisten, lanjut Rizaludin, telah memberikan hasil terhadap tingkat retensi muzaki BAZNAS. 

Ia mengungkapkan, tingkat retensi muzaki meningkat dari sebelumnya 17 persen menjadi 80 persen.

Selain itu, konsistensi transformasi layanan BAZNAS turut mengantarkan lembaga tersebut mempertahankan predikat Top Brand Award kategori Lembaga Zakat & Amal selama lima tahun berturut-turut, yakni 2022 hingga 2026.

BAZNAS juga meraih berbagai penghargaan di bidang Customer Service Quality dan Customer Service Champions.

“Kita perbaiki pelayanan ini dan BAZNAS menjadi top di nasional bicara tentang customer service, bicara tentang customer experience, dan juga bicara tentang transformasi pelanggan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Layanan Muzaki Korporasi BAZNAS RI, Hafiza Elvira menekankan pentingnya efektivitas pengelolaan muzaki, tidak hanya berfokus pada strategi penggalangan dana.

Ia memaparkan data riset yang menunjukkan pengelolaan muzaki yang terencana dapat meningkatkan tingkat retensi donatur.

“Karena salah satu riset juga menyebutkan pengelolaan muzaki yang efektif itu bisa meningkatkan retensi muzaki atau orang-orang yang berdonasi kembali, sebesar 41 hingga 68 persen,” ujar Hafiza.