Lewati ke konten utama
Selasa, 15 September 2026 / 3 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Qatar- Photo by monk 333 on Unsplash
Ilustrasi bendera Qatar- Photo by monk 333 on Unsplash
Berita

Qatar Bekali Para Imam dan Khatib Literasi Perwakafan, Targetkan Para Duta Wakaf

Qatar Bekali Para Imam dan Khatib Literasi Perwakafan, Targetkan Para Duta Wakaf

/ 3 Rabiul Akhir 1448 H 3 menit baca 55 dibaca

Jakarta,MUI Digital — Administrasi Umum Wakaf pada Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar menggelar seminar penyadaran wakaf bagi para imam dan khatib melalui konferensi video.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Departemen Masjid Kementerian Wakaf dan Urusan Islam sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf serta memperkuat kesadaran atas nilai keagamaan dan sosial.

Seminar kelima dalam rangkaian “Duta Wakaf” itu mengangkat tema “The Preacher as a Waqf Ambassador: From Influential Words to Creating Sustainable Impact” pada Ahad (13/9/2026).

Kegiatan tersebut menyoroti posisi strategis imam dan khatib dalam kehidupan masyarakat. Dengan interaksi yang rutin dan kedekatan mereka dengan berbagai lapisan masyarakat, imam dan khatib dinilai memiliki peran penting dalam memperkenalkan wakaf serta menjelaskan manfaatnya secara lebih luas.

Dalam seminar tersebut,  mimbar masjid disebut sebagai salah satu ruang strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wakaf, termasuk berbagai saluran penghimpunannya dan manfaat yang dapat diberikan secara berkelanjutan. 

Masyarakat juga didorong untuk menyalurkan wakaf melalui lembaga dan saluran resmi yang terpercaya.

Tidak hanya itu, wakaf juga diperkenalkan sebagai bentuk sedekah jariyah yang mempertahankan pokok aset sekaligus memastikan manfaatnya terus mengalir. 

Dengan konsep tersebut, wakaf tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat membangun sumber daya berkelanjutan yang memberikan manfaat lintas generasi.

Dikutip dari The Peninsula Qatar, Direktur Departemen Dana Wakaf pada Administrasi Umum Wakaf, Jassem Hassan Bu Hazza, mengatakan bahwa seminar tersebut digelar dengan mempertimbangkan posisi imam dan khatib yang memiliki hubungan erat serta tingkat kepercayaan yang tinggi di tengah masyarakat.

Jassem Hassan juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut menempatkan imam dan khatib sebagai duta wakaf yang dapat memperkenalkan tradisi wakaf kepada masyarakat sekaligus menjelaskan dampaknya terhadap berbagai aspek kehidupan.

Dia mengatakan pesan mengenai wakaf akan lebih mudah diterima apabila dikaitkan dengan kebutuhan dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. 

Jassem Hassan  mencontohkan pemanfaatan wakaf untuk pengobatan pasien, pendidikan siswa, bantuan bagi keluarga, pelayanan Alquran, serta pembangunan masjid.

Berbagai contoh tersebut, kata dia, dapat membantu masyarakat memahami wakaf secara lebih dekat sekaligus menunjukkan kontribusinya dalam memperkuat solidaritas, kepedulian, dan keberlanjutan kegiatan amal.

Lebih lanjut, Jassem Hassan juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Departemen Masjid untuk memperluas jangkauan edukasi mengenai wakaf.

Para imam dan khatib, menurut dia, dapat menjadi penghubung antara pengetahuan keagamaan dan kebutuhan sosial masyarakat.

Melalui penyampaian pesan yang tepat, para khatib diharapkan mampu memperkenalkan berbagai pilihan wakaf kepada masyarakat serta mendorong partisipasi dalam kegiatan amal melalui saluran resmi.

Seminar tersebut turut membahas pentingnya menyampaikan konsep wakaf menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada dimensi kemanusiaan dan sosial wakaf agar manfaatnya dapat dipahami secara konkret oleh masyarakat.

Sejumlah metode penyadaran juga dibahas, termasuk pemanfaatan khutbah Jumat, kajian keagamaan, serta ceramah singkat setelah shalat.

Melalui berbagai forum tersebut, imam dan khatib diharapkan dapat mengarahkan masyarakat kepada sumber informasi resmi dan proyek-proyek wakaf yang terpercaya.  

slot gacorhttps://kencang77-on.com/https://kencang77.net/
BAGIKAN: