Lewati ke konten utama
Selasa, 30 Juni 2026 / 14 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Dorong Peningkatan Layanan

3 menit baca 777 dibaca
Prabowo
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Haji Irfan Yusuf, Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjutak, dan perwakiilan DPR. Foto: Setpres
Bagikan:

Bogor, MUI Digital — Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang dinilai berjalan dengan baik.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, pimpinan DPR RI, Tim Pengawas Haji, dan anggota Komisi VIII DPR RI di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026) lalu.

Presiden menilai keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, DPR RI, petugas haji, dan seluruh jamaah Indonesia.

Karena itu, Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden secara khusus memberikan penghargaan kepada jajaran Kementerian Haji dan Umrah yang telah bekerja keras menyiapkan dan mengawal penyelenggaraan haji hingga berjalan lancar.

“Bapak Presiden secara pribadi maupun sebagai Kepala Negara menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, termasuk para petugas haji yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” ujar Prasetyo Hadi.

Presiden juga mengapresiasi peran DPR RI, khususnya Komisi VIII dan Tim Pengawas Haji, yang terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji melalui fungsi pengawasan dan kemitraan strategis bersama pemerintah.

Baca juga: Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir, 95.178 Jamaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa penyelenggaraan haji 2026 menunjukkan sejumlah kemajuan signifikan, di antaranya percepatan penerbitan visa, distribusi kartu Nusuk sebelum keberangkatan, serta peningkatan kualitas layanan akomodasi dan mobilitas jamaah di Arab Saudi.

Menurutnya, distribusi kartu Nusuk sejak di Tanah Air turut mendukung kelancaran layanan sehingga tidak lagi ditemukan kasus jamaah terpisah dari rombongan, kesulitan memperoleh akomodasi, maupun kendala layanan dasar lainnya selama berada di Arab Saudi.

Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah mulai menerapkan skema kontrak layanan multiyears dengan sejumlah penyedia layanan di Arab Saudi guna meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Presiden meminta agar kualitas layanan haji terus ditingkatkan, terutama pada aspek konsumsi, akomodasi, dan persiapan layanan yang dilakukan lebih awal.

Baca juga: Bus Shalawat Tetap Tersedia 24 Jam Meski Jamaah Haji Sudah Banyak yang Pulang

Presiden juga memberikan perhatian terhadap pengembangan konsep Kampung Haji sebagai salah satu upaya jangka panjang untuk meningkatkan pelayanan sekaligus menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Tak hanya itu, Presiden memberikan perhatian khusus terhadap upaya percepatan masa tunggu keberangkatan haji.

Pemerintah diminta terus menghadirkan berbagai terobosan agar masa tunggu jamaah dapat dipersingkat sehingga semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji.

“Kami terus mencari berbagai skema dan solusi agar masa tunggu keberangkatan haji dapat semakin dipercepat. Ini menjadi perhatian serius pemerintah agar semakin banyak masyarakat dapat menunaikan ibadah haji dalam waktu yang lebih terjangkau,” kata Gus Irfan.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada lebih dari dua ribu petugas haji Indonesia yang bertugas di Tanah Suci dan di dalam negeri.

Menurut Presiden, dedikasi para petugas menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran pelayanan selama musim haji.

Di akhir pertemuan, Presiden Prabowo mendoakan seluruh jamaah Indonesia memperoleh haji yang mabrur dan membawa pulang nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Apresiasi dan arahan Presiden tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji agar semakin profesional, nyaman, terjangkau, dan berorientasi pada kepuasan jamaah Indonesia.