Lewati ke konten utama
Jumat, 7 Agustus 2026 / 23 Shafar 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Pelatihan Manajemen Risiko di MUI Optimalkan Program Ekonomi Umat

2 menit baca 75 dibaca
LPE MUI
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) MUI, Hazuarli Halim (keempat dari kiri) menyerahkan cendera mata ke narasumber dalam pelatihan bertajuk Risk Based Performance Management di Gedung MUI Lt 4, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026). Foto: Junaidi/ MUI Digital
Bagikan:

JAKARTA, MUI.OR.ID — Bidang Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI), khususnya Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU), bekerja sama dengan Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia menggelar pelatihan bertajuk Risk Based Performance Management di Gedung MUI Lt 4, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Cermat Mengelola Risiko, Kokoh Membimbing Umat, Berkelanjutan Menebar Kebaikan" ini ditujukan bagi para pengurus dan pimpinan Komisi, Badan, dan Lembaga (KBL) di lingkungan MUI.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) MUI, Hazuarli Halim,  menjelaskan pelatihan ini sangat penting untuk dibekalkan kepada para pimpinan KBL agar roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

"Hal ini penting, terutama oleh pengurus dan para pimpinan di KBL, agar dalam menjalankan program, kegiatan, dan roda organisasi bisa melakukan identifikasi terhadap berbagai risiko serta melakukan berbagai mitigasi," ujar Hazuarli, di lokasi acara, Jumat (7/8/2026).

Baca juga: Di Standardisasi Dai MUI, Prof Ni'am Ingatkan Pentingnya Implementasi Fatwa Soal Palestina

Hazuarli mengungkapkan, keterbatasan sumber daya—baik sarana prasarana maupun pembiayaan—menjadi salah satu pertimbangan utama digelarnya pelatihan ini. 

Dengan penerapan manajemen dan mitigasi risiko yang tepat, dampak dari setiap program yang dijalankan dapat dioptimalkan.

"Walaupun dengan sumber daya yang terbatas, kita bisa mengoptimalkan dampak dari kegiatan yang kita lakukan,” kata dia.  

Baca juga: Dari Aceh untuk Indonesia, Tengku Inong Silaturahim ke Komisi Pesantren MUI Perkuat Dakwah Ekologi

Dia menambahkan, jika ada kendala yang dihadapi, bisa ditanggulangi dan diminimalkan dampak negatifnya sehingga pencapaian tujuan organisasi bisa lebih efektif. 

Lebih lanjut, Hazuarli menambahkan materi manajemen risiko ini sejalan dengan standar ISO yang tengah diterapkan di lingkungan MUI. 

“Pelatihan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para pengurus dalam mengorganisir program kerja di KBL masing-masing,” tutur dia. 

Ke depan, MUI merencanakan pelatihan lanjutan dengan bobot materi yang lebih tinggi untuk para pimpinan dan pengambil keputusan di lingkungan organisasi.