Munas XI, Kiai Ma'ruf: Tanda Cinta MUI ke Pemerintah dengan Berikan Tausiyah
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID-Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma'ruf Amin menyatakan tanda cinta MUI kepada pemerintah dengan memberikan tausiyah.
Hal ini disampaikan Kiai Ma'ruf dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI di Mercure Covention Center Ancol, Jakarta Utara, Kamis (20/11/2025).
Sebelumnya, Kiai Ma'ruf menegaskan peran MUI sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah). Dalam bermitra kepada pemerintah, ungkapnya, MUI mengacu pada prinsip yang dikatakan oleh Sayyidina Abu Bakar.
Abu Bakar mengatakan, 'kalau saya benar, bantu saya. Kalau saya tidak baik, luruskan saya'. Kiai Ma'ruf menjelaskan dalam bermitra kepada pemerintah, MUI akan membantu dalam hal yang baik, dan meluruskan yang tidak baik.
"Tapi dalam tausiyah, tidak menggunakan kritik apalagi nyinyir, walaupun Presiden minta kritik saja, asal tidak nyinyir, apa yang dilakukan MUI? Tausiyah," kata Kiai Ma'ruf.
Wakil Presiden ke-13 RI ini menerangkan, tausiyah menurut ulama, mengandung nasihat kepada orang yang dicintai. Sehingga, nasihat MUI kepada pemerintah, menjadi tanda cinta MUI kepada pemerintah.
"Tausiyah kata ulama, mengandung nasihat kepada orang yang dicintai. Nasihat MUI kepada pemerintah, tandanya MUI cinta kepada pemerintah," tegasnya.
Meski sebelumnya Kiai Ma'ruf mengajak para ulama tidak lemas karena Presiden Prabowo gagal hadir di detik-detik terakhir sebelum acara Munas XI MUI dimulai. Padahal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah berjaga dan melakukan pengamanan secara ketat di lokasi acara Munas XI MUI.
Kiai Ma'ruf optimistis Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto tidak perlu diberikan tausiyah. Sebab, Presiden Prabowo sudah berada di jalan yang benar.
Kiai Ma'ruf menegaskan MUI akan mendukung semua program pemerintah dalam upaya memberdayakan, mensejahterakan masyarakat, memajukan, dan memakmurkan Indonesia.
"Terutama Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 kekayaan negara digunakan sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia," tegasnya.
Munas XI MUI akan berlangsung pada 20-23 November 2025. Tema yang diangkat: Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat.
Hadir sejumlah tokoh nasional dalam pembukaan Munas. Antara lain Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma'ruf Amin, Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najmudin, dan Wakil Menteri Agama Romo R Muhammad Syafi'i.
Hadir pula, Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Simanjunak, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriono, dan Founder and Chairman CT Choirul Tanjung.
(Sadam ed: Muhammad Fakhruddin)