MUI Bentuk Pokja MBG, Tupoksinya Mulai dari Evaluasi Hingga Pendampingan
A Fahrur Rozi
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital– Majelis Ulama Indonesia (MUI) membentuk tim kelompok kerja (Pokja) sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada implementasi program MBG, tetapi juga mencakup kegiatan sosialisasi, evaluasi, serta pendampingan terhadap BGN dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Anggota Tim Pokja Kerja Sama MUI dengan BGN, Prof Armai Arif, menjelaskan keterlibatan MUI dalam kerja sama ini bertujuan memastikan seluruh program BGN, khususnya MBG, dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip yang benar.
“Kerja sama MUI dan BGN ya, terkait masalah MBG, tapi dalam ruang lingkup MUI itu tidak hanya soal MBG atau SPPG, tapi juga ada hal-hal lain. Misalnya seperti sosialisasi dan edukasi, pengawasan, dan pendampingan,” ujarnya kepada MUI Digital di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Baca juga: Lebih dari 500 Pesantren Ajukan Dapur MBG, MUI Bentuk Tim Pokja dan Siap Rekomendasikan ke BGN
Dia menambahkan, ke depan agenda pendampingan tersebut juga berpotensi dirumuskan dalam bentuk buku pedoman khusus berbasis nilai-nilai ke-MUI-an.
Buku tersebut dapat memuat berbagai panduan, termasuk materi khutbah dan ceramah yang berkaitan dengan program MBG, pentingnya konsumsi makanan halal dan bergizi, serta program-program lain yang dijalankan oleh BGN.
Menurutnya, keberadaan MUI dalam kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam memastikan program yang dijalankan pemerintah, khususnya melalui BGN, dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.