Ketum MUI Ajak Hindari Gaya Hidup Konsumtif Berlebihan Selama Ramadhan
Admin
Penulis
Jakarta, MUI Digital — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar mengajak umat Islam menghindari gaya hidup konsumtif yang berlebihan selama Ramadhan.
Dia mengatakan, Islam tidak melarang umatnya menikmati fasilitas dan kenikmatan hidup, selama tidak dilakukan secara berlebihan.
Menurutnya, ajaran Islam memberikan ruang bagi umat untuk makan, minum, dan merasakan kebaikan dunia. Namun, kebebasan tersebut tetap memiliki batas yang harus dijaga. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-A’raf ayat 31:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, makan dan minumlah kamu, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”
“Artinya, agama membolehkan kita menikmati kehidupan ini. Itu bagian dari hasanah di dunia. Tetapi jangan lupa, yang kita kejar juga adalah hasanah di akhirat,” kata Kiai Anwar kepada MUI Digital, Jumat (28/2/2026).
Dia juga mengingatkan doa yang diajarkan dalam Alquran: