Ketua MUI Buka Turnamen Proklamasi 51 Cup : Olahraga Menyatukan, Menyehatkan, dan Membersamakan
Junaidi
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. KH Asrorun Ni’am Sholeh, MA, secara resmi membuka dan melakukan kickoff ajang Turnamen Proklamasi 51 Cup yang digelar MUI di Lapangan Futsal Kenari, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2025).
Dalam sambutannya, KH Asrorun Ni’am menyampaikan bahwa kegiatan olahraga yang diinisiasi oleh MUI ini merupakan bagian dari upaya membangun tradisi baik dalam menjaga kebugaran jasmani dan rohani.
“Kita diciptakan dengan dua unsur, yaitu jasmani dan rohani. Maka jasmani harus terus dipelihara agar tetap lestari. Salah satu cara untuk itu adalah dengan berolahraga,” ungkapnya.
Beliau menegaskan pentingnya pembudayaan olahraga di kalangan santri dan masyarakat Muslim. Selain untuk menjaga kesehatan, olahraga juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan silaturahim.
“Pembudayaan olahraga di kalangan santri menjadi penting untuk meneguhkan perkhidmatannya. Melalui aktivitas olahraga, mereka bertemu, bertanding, bercengkerama, dan bersilaturahim,” ujar KH Ni’am.
Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan seperti Turnamen Proklamasi 51, akan terbangun jejaring ukhuwah dan hubungan yang saling menguatkan antar lembaga Islam.
“Dengan event ini, kita berharap terbangun hubungan silaturahim, ukhuwah, dan saling menguatkan sejak awal. Sehingga ketika kelak melakukan perkhidmatan di tengah masyarakat, mereka sudah terkoneksi secara fisik maupun hati,” jelasnya.
Menurutnya, olahraga bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga sarana strategis untuk membangun sinergi antar lembaga Islam dalam menyusun program dan kebijakan keumatan.
“Olahraga menyatukan, olahraga menyehatkan, dan olahraga membersamakan di antara kita,” tegas Ketua MUI.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Turnamen Futsal dan Badminton Piala Proklamasi 51 Cup, Ibnu Mufti, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh para staf dari badan atau lembaga perwakilan ormas Islam.
“Peserta turnamen ini merupakan perwakilan dari sepuluh lembaga dan ormas Islam, di antaranya Dewan Dakwah, Satkar Ulama, MUI, Prima DMI, Al-Ittihadiyah, Hidayatullah, LPPOM, Muhammadiyah, Syarikat Islam, dan PBNU,” terang Mufti.
Turnamen yang mengusung semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah antar lembaga, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam melayani umat melalui semangat sportifitas dan persaudaraan.
(Junaidi ed: Muhammad Fakhruddin)