Jelang Munas XI, Komisi E Rancang Piagam MUI untuk 50 Tahun ke Depan
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID-- Komisi E (Khusus) Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI menyiapkan Shahifah (Piagam) MUI untuk menatap 50 tahun kedua MUI. Kegiatan Munas XI MUI akan berlangsung pada 20-23 November 2025.
Kordinator Komisi E (Khusus) Munas XI MUI KH Cholil Nafis mengatakan ada 3 hal besar di dalam Piagam MUI untuk menatap 50 tahun ke depan.
Pertama, ungkap Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah ini, berkenaan dengan himayatul daulat (menjaga negara). Kiai Cholil menegaskan MUI memiliki perhatian dan komitmen untuk menjaga NKRI yang seirama dengan Wasathiyatul Islam sebagai paham yang ada di MUI.
"Sehingga kita akan selalu bermitra dengan pemerintah sebagai shodiqul hukumah (mitra pemerintah) dan kita akan selalu menjaga negara ini untuk bersatu dalam rangka menjaga negara," kata dia dalam Konfrensi Pers Jelang Munas XI MUI di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
Kedua, dalam Piagam MUI akan membahas mengenai pemberdayaan masyarakat. Kiai Cholil menjelaskan pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk menjaga masyarakat dari pikiran rusak.
"Kita harus membimbing umat, sekaligus pemberdayaan umat. Akidah diberi dan dibenerin, termasuk penguatan umat dari aspek ekonomi. Karena ada aspek ekonomi, yang ketiga kita akan bahas keadilan pasar," ungkapnya.
Menurutnya, persoalan pasar banyak tidak tidak adil berkaitan dengan distribusi ekonomi yang tidak merata, sehingga hanya sekitar 60 orang yang menguasai kekayaan.
"Sebagaimana 60an orang yang menguasai tanah Indonesia. Ini kan perlu keadilan distribusi, pasar, keadilan berkenaan ekonomi, sehingga tidak berputar di atas saja saja," sambungnya.
Salain itu, membahas mengenai penguatan ekonomi dan keuangan syariah (Eksyar). Menurutnya, Piagam MUI itu akan menjadi landasan program MUI 50 tahun yang akan datang.
(Sadam/Azhar)