Festival Syawal 2026 Dorong Sertifikasi Halal UMKM, LPPOM Fokus pada Toko Bahan Baku
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital — Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM kembali menggelar program tahunan Festival Syawal sebagai upaya memperkuat ekosistem halal, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM).
Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, mengatakan kegiatan yang diinisiasi sejak 2021 ini digelar sejak Ramadan hingga beberapa waktu setelah Syawal.
Fokus utama program ini adalah mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai kegiatan, seperti fasilitasi sertifikasi halal, edukasi, sosialisasi, serta literasi terkait pentingnya sertifikasi halal.
“Tiap tahun kami mengangkat tema yang berbeda. Tahun ini fokusnya adalah meningkatkan kesadaran pentingnya sertifikasi halal, khususnya untuk toko bahan baku halal,” ujar Muti kepada MUI Digital di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Dia menjelaskan, toko bahan baku halal mencakup berbagai jenis usaha seperti toko daging, lapak daging di pasar, hingga toko penyedia bahan kue. Keberadaan usaha ini dinilai krusial karena menjadi rantai awal dalam proses produksi halal bagi UMKM.
Baca juga: Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah Hari Ini, Berikut Skema Penyambutannya
Direktur LPPOM MUI menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian pelaku usaha dalam memastikan kehalalan bahan baku. Salah satu contohnya adalah praktik penjualan bahan dalam kemasan kecil tanpa informasi jelas mengenai asal-usul dan status halal produk tersebut.
“Pelaku UMKM sering kesulitan memastikan bahan yang mereka beli halal atau tidak, apalagi jika sudah dikemas ulang tanpa label yang jelas. Ini yang ingin kita benahi,” jelasnya.
Melalui Festival Syawal, LPPOM MUI berupaya mendorong toko bahan baku agar lebih transparan dan memiliki sertifikasi halal, sehingga dapat mempermudah UMKM dalam mengurus sertifikasi produknya.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, Festival Syawal 1447 H akan digelar pada Kamis, 30 April 2026 pukul 08.30–12.30 WIB. Acara ini mengusung konsep hybrid (online dan offline terbatas) dan menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pembicara.
Pada sesi keynote speech, dijadwalkan hadir beberapa pejabat nasional, antara lain:
1. Ferry Juliantono
2. Ahmad Haikal Hassan
3. Maman Abdurrahman
4. Budi Santoso
5. K H M Cholil Nafis
Selain itu, acara akan diisi dengan dua sesi talkshow utama. Talkshow pertama mengangkat tema “Toko Bahan Baku Halal, Langkah Awal Menuju UMKM Tangguh” dengan menghadirkan narasumber seperti Riza Damanik dan Cucu Rina Purwaningrum, serta dimoderatori oleh Dian Widayanti.
Sementara itu, talkshow kedua mengangkat tema “Penguatan Rantai Pasok Halal melalui Sinergi Retail dan Pembiayaan Syariah” dengan menghadirkan Rima Dwi Permatasari dan Siti Hazar, serta dimoderatori oleh Bang Anca.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, serta memberikan fasilitas sertifikat bagi peserta. Selain itu, tersedia pula kesempatan hadir secara langsung (offline) dengan kuota terbatas.
Dengan rangkaian kegiatan ini, LPPOM MUI berharap ekosistem halal di Indonesia semakin kuat dan mampu meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional maupun global.