Di Seminar Parenting SDI Al-Bayani, Prof Amany Ingatkan Pentingnya Bangun Komunikasi
Admin
Penulis
CIKARANG, MUI.OR.ID — Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Prof Amany Lubis, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang hangat, terbuka, dan penuh kasih sayang antara orang tua dan anak.
Berbicara dalam Seminar Parenting bertema “Menjadi Sahabat Terbaik bagi Anak di Era Digital” pada Sabtu (15/11/2025) yang di gelar SDI Al-Bayani, Cikarang, Jawa Barat itu, Prof Amany menjelaskan pola komunikasi tersebut, merupakan bagian dari teladan yang diwajibkan dalam keluarga serta bentuk tanggung jawab moral sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Beliau menyoroti urgensi pendampingan orang tua terhadap aktivitas digital anak, termasuk pengawasan penggunaan gadget, pembatasan waktu layar, dan pengarahan penggunaan teknologi secara bijak. “Pendampingan dan pengawasan ini adalah ikhtiar untuk menjaga anak dari berbagai dampak negatif di era digital,” ujarnya.
Prof Amany juga mengingatkan bahwa orang tua harus menjadi uswah hasanah (teladan yang baik) dalam menggunakan perangkat digital. Etika, adab komunikasi, serta kesantunan dalam ruang digital harus dicontohkan langsung oleh orang tua agar dapat ditiru oleh anak-anak.
Selain itu, edukasi tentang privasi, keamanan digital, serta potensi bahaya internet perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dia menegaskan bahwa gadget tidak boleh dijadikan sarana untuk meredam emosi anak. “Orang tua hendaknya membantu anak mengelola emosi melalui dialog, perhatian, dan pendekatan kasih sayang,” katanya.
Prof Amany turut menekankan pentingnya peran aktif keluarga muslim dalam membimbing anak dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, serta berbasis nilai akhlak baik, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
“Pengawasan itu penting. Kita perlu bersahabat dengan anak, memberikan pendekatan yang penuh apresiasi kepada mereka,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Amany juga memberikan pesan khusus kepada para ibu. “Di era teknologi, ibu-ibu harus mengetahui cara menggunakan perangkat digital. Tidak harus menciptakan, tapi paham penggunaannya,” tuturnya.
Dia menambahkan bahwa pekerjaan rumah tangga idealnya dikerjakan bersama. “Suami memasak bukanlah kesalahan. Bapak-bapak juga harus bisa masak,” ujarnya disambut antusias oleh para peserta.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Bayani, Ustadz Romdoni Sugianto Hasan, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya berharap seminar parenting ini memberikan wawasan baru, ilmu baru, dan semangat baru untuk membina hubungan harmonis antara orang tua dan anak,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya implementasi materi yang diperoleh. “Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa kita terapkan untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Di akhir acara, Ustadz Romdoni menyampaikan terima kasih kepada Prof Amany Lubis, seluruh pegawai Al-Bayani, serta para wali murid yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (Junaidi, ed: Nashih)