Utang AS Bertambah Lebih dari 406 Miliar Dolar Sejak Perang dengan Iran Dimulai
Sadam Al Ghifari
Penulis
Admin
Editor
Teheran, MUI Digital — Data Kementerian Keuangan Amerika Serikat menunjukkan bahwa utang nasional AS meningkat lebih dari 406 miliar dolar AS dalam tiga bulan sejak Washington memulai operasi militer terhadap Iran.
Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan Departemen Keuangan AS, dikutip MUI Digital dari Mehr News, Ahad (31/5/2026), total utang nasional Amerika Serikat naik lebih dari 406,5 miliar dolar AS sejak dimulainya agresi militer terhadap Iran.
Jumlah utang tersebut meningkat dari 38,77 triliun dolar AS pada 27 Februari—sehari sebelum operasi militer dimulai—menjadi 39,18 triliun dolar AS per 30 Mei.
Angka-angka tersebut dikutip oleh kantor berita Apa Az dan dikonfirmasi oleh kantor berita Rusia, RIA Novosti.
Media tersebut juga mencatat bahwa pemerintah AS hingga kini belum mempublikasikan informasi yang komprehensif mengenai biaya sebenarnya dari operasi militernya terhadap Iran maupun dampak langsung pengeluaran tersebut terhadap utang publik.
Baca juga: Israel Lakukan Perluasan Jajahan Wilayah Gaza Menuju 70 Persen, Apa Risikonya?
Pengungkapan data ini muncul di tengah berlanjutnya sikap pemerintah Amerika Serikat yang belum memberikan rincian lengkap mengenai pengeluaran militer yang terkait dengan kampanye operasi terhadap Iran.
Peningkatan utang tersebut menambah kekhawatiran yang sebelumnya disoroti oleh surat kabar Amerika, The New York Times.
Dalam laporannya, media tersebut menyebut bahwa persoalan utang AS kini telah melampaui sekadar persoalan fiskal atau perhitungan ekonomi semata.
Menurut laporan itu, terlampauinya batas rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) Amerika tidak lagi hanya dipandang sebagai keadaan darurat keuangan, melainkan telah berkembang menjadi krisis psikologis dan politik.
Baca juga: Apa yang Diajarkan Gaza kepada Dunia?
Defisit anggaran yang kronis serta tumpukan utang yang terus membesar dinilai telah menjadi sesuatu yang dianggap biasa dalam kehidupan politik Amerika, alih-alih diperlakukan sebagai persoalan mendesak yang membutuhkan perhatian serius.
Selama bertahun-tahun, berbagai kelompok yang mendorong pengurangan defisit anggaran telah berupaya mencari cara untuk menggugah para politisi dan masyarakat agar lebih serius menghadapi masalah utang federal yang terus meningkat.
Namun, upaya tersebut dinilai belum membuahkan hasil yang signifikan.
Akibatnya, beban utang nasional Amerika Serikat terus bertambah, sementara perdebatan mengenai langkah-langkah untuk mengendalikan laju kenaikannya masih berlangsung tanpa solusi yang jelas dan menyeluruh.