Lewati ke konten utama
Selasa, 7 Juli 2026 / 21 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Menhaj Lepas Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Menuju Madinah

3 menit baca 1.288 dibaca
Kloter Pertama
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, berdialog dengan jamaah haji saat melepas keberangkatan kloter pertama Jamaah haji Indonesia. Foto: Kemenhaj
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama Jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) di Asrama Haji Kelas I Jakarta pada Selasa (21/4/2026) malam.

Sebanyak 391 Jamaah asal Jakarta Timur yang tergabung dalam kloter JKG-01 menjalani prosedur awal memasuki asrama haji dan secara bertahap diberangkatkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang.

Saat ditemui, Menhaj menyampaikan bahwa keberangkatan kloter pertama ini menjadi penanda dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026.

“Hari ini kita menyaksikan bahwa kloter pertama Jamaah haji Indonesia telah memasuki asrama dan siap diberangkatkan. Ini menjadi awal dari rangkaian panjang pelayanan haji tahun ini yang harus kita jaga bersama kualitasnya,” ujar Menhaj.

Baca juga: Jelang Kedatangan Kloter Pertama di Madinah, Ini Pesan Ketua MUI Bidang Fatwa Prof Ni'am untuk Jamaah Haji

Menhaj menegaskan bahwa pemerintah memastikan seluruh Jamaah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan administrasi, terutama kepemilikan visa haji resmi.

“Kami tegaskan, hanya Jamaah yang memiliki visa haji yang akan diberangkatkan. Ini penting untuk menghindari penolakan di Arab Saudi dan memastikan Jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” tegasnya.

Menhaj juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk skema Jamaah cadangan untuk mengantisipasi kursi kosong akibat pembatalan.

“Kita sudah siapkan mekanisme pengganti atau Jamaah cadangan untuk mengisi kursi kosong, baik karena faktor kesehatan, pembatalan, maupun kondisi darurat lainnya. Ini bagian dari upaya kita menjaga optimalisasi kuota,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menhaj berharap seluruh proses keberangkatan berjalan lancar serta Jamaah dapat menjalankan ibadah dengan kondisi prima.

Baca juga: Daker Bandara Gelar Taaruf dan Doa Bersama Sambut Kedatangan Jamaah Haji Indonesia

“Harapan kita tentu keberangkatan berjalan lancar, Jamaah sehat, dan dapat beribadah dengan khusyuk. Semoga seluruh Jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” imbuhnya.

Menhaj juga melaporkan bahwa seluruh unsur terkait, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, Imigrasi, Kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), telah melakukan koordinasi intensif guna memastikan kelancaran proses pemberangkatan serta mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.

Di sisi lain, tim PPIH di Madinah telah disiagakan untuk memastikan kesiapan operasional dalam menyambut kedatangan rombongan Jamaah gelombang pertama.

Pemantauan keberangkatan akan terus dilakukan hingga seluruh Jamaah tiba di bandara dan diberangkatkan ke Arab Saudi.

Menutup pernyataannya, Menhaj mengimbau seluruh Jamaah untuk disiplin dan mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah.

“Saya mengimbau kepada seluruh Jamaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan pimpinan regu, rombongan, dan kloter, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menghadapi kendala,” kata dia..

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Jenderal Kemenhaj Dendi Suryadi, Direktur Jenderal Pelayanan Haji Ian Heriyawan, Direktur Bina Petugas Haji Chandra Sulistio Reksoprodjo, serta sejumlah tamu undangan lainnya.