Menhaj Gus Irfan Apresiasi Kesigapan Petugas Layanan Jamaah Haji Lansia di Masjidil Haram
Sanib
Penulis
Admin
Editor
Laporan MUI Digital, dari Makkah, Arab Saudi
Makkah, MUI Digital – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengapresiasi dedikasi para petugas haji yang terus sigap melayani jamaah calon haji, khususnya kalangan lanjut usia (lansia), di kawasan Masjidil Haram.
Apresiasi tersebut disampaikan Irfan usai melakukan peninjauan langsung di Terminal Syib Amir, Makkah, untuk memastikan pelayanan terhadap jamaah berjalan optimal menjelang puncak ibadah haji.
“Saya menemukan petugas-petugas yang luar biasa. Alhamdulillah, dengan semangat jamaah yang diimbangi petugas yang sigap, para sesepuh yang rata-rata berusia 80 tahun ini bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujar Irfan.
Ia menjelaskan, para petugas telah bersiaga sejak pagi hari untuk membantu kebutuhan jamaah, termasuk mendampingi lansia saat menuju dan kembali dari Masjidil Haram.
Baca juga: Senyum Damiri Tetap Lebar, Meski Kehilangan Jempol Kaki saat Jalani Haji di Tanah Suci
Dalam kunjungannya, Irfan juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah jamaah calon haji, salah satunya asal Kalimantan.
Dari hasil interaksi tersebut, ia menyebut para jamaah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan petugas di lapangan.
Menurutnya, pemerintah akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh operasional penyelenggaraan ibadah haji guna menjaga kualitas pelayanan kepada jamaah.
“Kita akan selalu mengevaluasi. Kelebihan yang ada kita pertahankan dan kita tingkatkan, sementara kekurangan kita tutup dan perbaiki. Hal itu yang harus terus dilakukan,” katanya.
Terkait antrean dan penumpukan bus di sejumlah terminal, Irfan meminta jamaah tetap tenang. Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi akibat rekayasa lalu lintas yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah.
“Menjelang Arafah ada rekayasa lalu lintas yang dilakukan Pemerintah Saudi, sehingga beberapa bus harus berputar-putar. Kami memaklumi keterlambatan tersebut, namun kami pastikan dan upayakan secara maksimal seluruh jamaah tetap terangkut kembali ke hotelnya masing-masing dengan aman,” ujar Irfan.